Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

TENDER 3G: Komisi I DPR minta pemerintah segera tender kanal 11 & 12

JAKARTA: Komisi I DPR-RI mendesak pemerintah segera menggelar tender frekuensi layanan seluler generasi ke tiga (3G) kanal 11 dan 12 mengingat operator sangat membutuhkan kanal tersebut untuk memperbaiki kualitas layanan kepada pelanggan.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 23 Mei 2012  |  05:45 WIB

JAKARTA: Komisi I DPR-RI mendesak pemerintah segera menggelar tender frekuensi layanan seluler generasi ke tiga (3G) kanal 11 dan 12 mengingat operator sangat membutuhkan kanal tersebut untuk memperbaiki kualitas layanan kepada pelanggan.

 

"Komisi I DPR saat Rapat Dengar Pendapat sudah dua kali mengingatkan pemerintah agar dilakukan tender kanal 11 dan 12. Bahkan kesimpulan terakhir arus ada kocok ulang agar semuanya dapat kanal yang bersebelahan (contigous) tidak ada yang meloncat seperti saat ini," kata anggota Komisi I DPR Roy Suryo, kepada sejumlah wartawan, di Jakarta, Selasa 22 Mei 2012.

 

Menurut Roy, operator yang dapat kanal meloncat atau tidak bersebelahan kurang dapat memanfaatkan frekuensi tersebut secara maksimal.

 

Dia menjelaskan molornya pelaksanaan lelang frekuensui 3G tahap 3 karena ada masalah kanal 11 dan 12 tidak bersih akibat "spleater" sinyal Smart, tetapi ini harus ada ketegasan dari pemerintah karena memang alokasinya untuk 3G.

 

"Kalau Smart bisa digeser maka pemerintah bisa segera melelang dan operator yang dapat di kanal 11 maupun 12 tidak perlu kehilangan banyak frekuensi untuk guard band juga," katanya.

 

Sebelumnya, Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemenkominfo Gatot S. Dewa Broto mengaku belum ada tanda-tanda kalau tender bisa diselenggarakan pada Juni 2012.

 

"Masih ada beberapa hal teknis yang harus diselesaikan," ujar Gatot.

 

Pemerintah awalnya akan menggelar tender 3G pada kuartal I/2012, namun molor karena sejumlah alasan.

 

Apabila pada Juni 2012 kembali mundur, maka itu berarti pelaksanaan tender kanal 11 dan 12 molor untuk kedua kalinya.

 

Gatot menjelaskan Rancangan Peraturan Menteri (RPM) sudah hampir tuntas, demikian pula dokumen seleksi dan draf Keputusan Menteri tentang Peluang Usaha.

 

Selain menanti pembersihan kanal, tender juga menunggu selesainya penyusunan tiga aturan, yaitu Keputusan tentang Peluangusaha, Peraturan Menteri tentang Tata Cara Seleksi dan Dokumen Seleksi.

 

"Jika ketiga aturan itu tidak ada, seleksi belum dapat dimulai. Pengalaman kami, setelah kami mengumumkan peluang usaha operator baru mengumumkan keikutsertaannya secara resmi," kata Gatot.

 

Sementara itu, Direktur Layanan Korporasi Smart Telecom Ubaidillah Fatah mengaku pihaknya sudah bertemu dengan Kementerian Kominfo dan terungkap bahwa kalau dua sistem dijalankan, maka masing-masing Personal Servis Komunikasi (PCS) dan Universal Mobile Telecommunication Service (UMTS) harus mengatur sendiri.

 

Anggota BRTI M. Ridwan Effendi mengatakan konsultasi publik mengenai tender 3G tersebut akan dilakukan begitu RPM mengenai peluang usaha selesai.

 

"Kami berharap secepatnya selesai. Belum tentu juga molor, karena saat ini masih dalam penyusunan," kata Ridwan. (Antara/Bsi)

 

BERITA FINANSIAL PILIHAN REDAKSI:

METRODATA ELECTRONICS Siapkan Right Issue

PASAR SURAT UTANG: Investor Cenderung Wait & See

Danareksa Investment Rilis RDPT Infrastruktur

AKSI ALIBABA: Berniat Beli Sahamnya Dari Yahoo! Senilai US$7 Miliar

HARGA EMAS: Pasar Keuangan Tertekan, Logam Mulia Melonjak

TRANSAKSI AFILIASI: Adi Karya Pinjamkan APR Rp57,1 Miliar

TOPIK AKTUAL PILIHAN REDAKSI:

KASUS NARKOBA: Sabu-Sabu Di Sumut Banyak Berasal Dari Malaysia

TRAGEDI SUKHOI: Wah.. Ada Dugaan Penipuan Jamsostek!

JUSUF KALLA: Memimpin Bisnis Beda Dengan Pemerintahan

DAUD YORDAN Naik Ring Lagi Juli

 

ENGLISH NEWS:

PALM OIL Climbs As Biggest Weekly Drop In 5 Months Lures Buyers

PLN To Spend IDR2.54 Trillion For VILLAGE ELECTRICITY Program

ARC Broadens Relationship With ANGLO AMERICAN In Indonesia

MARKET OPENING: Index Fall 46.79 Point

MARKET MOVING: BCA Eyes IDR4 Trillion Infrastructure Loans

RUPIAH Advances Most In Two Weeks On CHINA Pledge

JANGAN LEWATKAN5 Kanal TERPOPULER Bisnis.Com


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Puput Jumantirawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top