TELEKOMUNIKASI KABEL TEMBAGA milik Telkom masuki masa pensiun

 
News Editor
News Editor - Bisnis.com 30 April 2012  |  19:37 WIB

 

JAKARTA: PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) secara resmi mematikan jaringan  (phase out) akses telekomunikasi kabel tembaga di wilayah Jakarta sebagai bagian dari transformasi jaringan ke serat optik secara nasional hingga 2015 dengan investasi hingga US$2 miliar.
 
Untuk tahun ini saja, Telkom menginvestasikan sekitar Rp4,1 triliun untuk mengganti semua kabel tembaganya dengan serat optik.
 
Direktur Utama Telkom Rinaldi Firmansyah mengungkapkan program tersebut menandai perubahan teknologi telekomunikasi dari analog ke teknologi berbasis IP. 
 
“Langkah Telkom menghentikan secara permanen jaringan akses telekomunikasi berbasis kabel tembaga merupakan langkah strategis sekaligus menuju jaringan information & communication technology (ICT) nasional berbasis IP dan optical network yang menjadi tulang punggung terbentuknya next generation nationwide broadband network (NG-NBN),” kata Rinaldi hari ini.
 
Menurut dia, kebutuhan bandwidth saat ini semakin besar seiring dengan meningkatnya pertumbuhan content, video dan aplikasi data yang didorong oleh user generated content.
 
Jaringan akses tembaga saat ini hanya mampu menyalurkan maksimal hingga 4Mbps sehingga perlu dilakukan modernisasi agar mampu menyalurkan bandwidth hingga 100 Mbps dengan menggunakan teknologi berbasis multi service access node (MSAN) & gigabit passive optical network (GPON).
 
Sejak 2011, BUMN itu  telah meluncurkan program modernisasi jaringan akses sebanyak 360.000 satuan sambungan layanan di 8 STO di dua kota besar di Indonesia yaitu Jakarta dan Surabaya. 
 
Untuk wilayah Jakarta modernisasi dilakukan di STO Cengkareng, Gandaria, Kebayoran Baru, Semanggi1, Slipi, Rawamangun dan Kelapa Gading, sedangkan untuk wilayah Surabaya meliputi STO Injoko dan Manyar.
 
Pada 2012 ini Telkom melanjutkan program modernisasi jaringan akses dengan target sebanyak 2,4 juta satuan sambungan layanan di 66 STO di Jakarta, Bandung, Cirebon, Pekalongan, Purwokerto, Semarang, Solo, Surabaya, Yogyakarta, Bandarlampung, Medan, Padang, Palembang dan Pekanbaru. 
 
Hingga 2015 program modernisasi jaringan akses ditargetkan sebanyak 13 juta satuan sambungan dengan kemampuan true broadband.
 
Direktur Jaringan PT Telkom Tbk Ermadi Dahlan mengungkapkan pihaknya menggunakan jasa 4 vendor dalam penyediaan jaringan serat optik tersebut. Tahun ini, lanjutnya, pihaknya menargetkan akan membangun jaringan serat optik sepanjang 68.500 km.(sut)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Arif Pitoyo

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top