Profil Vonny Susamto, CEO Tokopedia Baru Pengganti Melissa Juminto

Crysania Suhartanto
Kamis, 1 Februari 2024 | 10:54 WIB
Vonny Susamto (kiri) dalam sebuah acara diskusi/ dok. LinkedIn
Vonny Susamto (kiri) dalam sebuah acara diskusi/ dok. LinkedIn
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Tokopedia, unit bisnis e-commerce yang berada dalam naungan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) mengangkat Direktur Utama yang baru, Vonny Ernita Susamto (Vonny Susamto) menggantikan Melissa Siska Juminto. 

Hal ini terjadi setelah terjadi kesepakatan antara TikTok dan Tokopedia. TikTok resmi memiliki 75% saham Tokopedia. 

Berdasarkan laman LinkedIn-nya, Vonny merupakan seorang lulusan dari Universitas Pelita Harapan dengan jurusan administrasi bisnis dan manajemen pada 2002. 

Lalu, dia memulai karir profesionalnya pada 2006 sebagai retail operations manager di sebuah perusahaan fesyen high end Club 21. Vonny pun bertahan di perusahaan tersebut selama 6 tahun, sebelum akhirnya mendirikan sebuah perusahaan Philosoph pada 2013-2017.

Setelah itu pada 2018, Vonny pun kembali bekerja di perusahaan, tepatnya brand kecantikan Shiseido Cosmetics Indonesia sebagai Brand Manager. 

Hanya setahun, Vonny pindah ke Jet Commerce, sebuah perusahaan e-commerce enabler asal Indonesia sebagai category manager. Lalu pada 2021, Vonny masuk ke ByteDance, perusahaan induk TikTok sebagai category management atau Incubation Lead TikTok Indonesia.

Sebagai informasi, pada 11 Desember 2023, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) dan TikTok, mengumumkan kemitraan strategis untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi digital Indonesia dengan fokus pada pemberdayaan serta perluasan pasar bagi pelaku UMKM nasional.

TikTok akan menginvestasikan lebih dari US$1,5 miliar atau setara Rp23,27 triliun dengan kurs Rp15.517, sebagai komitmen jangka panjang untuk mendukung operasional Tokopedia. 

Namun, untuk pembelian saham sendiri, TikTok menggelontorkan dana sebesar US$840 juta atau setara Rp13,18 triliun untuk membeli 75,01% saham Tokopedia. 

Alhasil, Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia akan dikombinasikan di bawah PT Tokopedia. Kendati demikian, Tiktok akan memiliki pengendalian atas PT Tokopedia. 

Lebih lanjut, yang lebih menarik lagi adalah bentuk kemitraannya. Sebenarnya, jika dilihat secara tampilan, seakan tidak terlihat bedanya antara TikTok Shop lama dengan TikTok Shop yang baru diluncurkan lagi.

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper