Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Faktor Penyebab dan Dampak Bumi Berputar Lebih Cepat

Banyaknya proses yang mempengaruhi kecepatan Bumi, seperti aktivitas seismik, kecepatan angin, dan pergeseran gas atmosfer.
Anshary Madya Sukma
Anshary Madya Sukma - Bisnis.com 06 Agustus 2022  |  13:42 WIB
Ini Faktor Penyebab dan Dampak Bumi Berputar Lebih Cepat
Kini bumi berputar lebih cepat - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Pada 29 Juni 2022, Bumi dilaporkan telah melakukan rotasi lebih cepat dengan 1.59 milidetik dari 24 jam, hal ini tercatat sebagai rotasi bumi paling cepat sejak 1960-an ketika para ilmuwan pertama kali mulai menggunakan jam atom untuk mengukur kecepatan rotasi Bumi.

Dilansir Indianexpress.com pada Sabtu (6/8/2022), menurut Profesor dari Universitas Tasmania, Matt King membuat hipotesis bahwa percepatan rotasi bumi ini karena variasi permukaan yang disebabkan perubahan iklim hingga berdampak pada cara bumi berputar.

Contoh dari variasi permukaan ini seperti pencairan lapisan es di Greenland dan Antartika serta perubahan sirkulasi laut.

Selanjutnya, Ilmuwan dari Paris Observatory di International Astronomical Union, Christian Bizouzard berasumsi bahwa fenomena ini terjadi karena adanya pergerakan pada inti bumi.

Di antara banyaknya proses yang mempengaruhi kecepatan Bumi, seperti aktivitas seismik, kecepatan angin, dan pergeseran gas atmosfer. Menurut laporan The Guardian, ternyata pergerakan cairan ke inti bumi akan mempercepat rotasi planet, sementara apapun yang mendorong massa keluar akan memperlambat putaran.

Semetara itu, beberapa ahli juga mengaitkan ini dengan fenomena “Goyangan Chandler”, yang mengacu pada penyimpangan kecil dalam pergerakan kutub geografis Bumi.

Menurut Dr Leonid Zotov dari Institut Astronomi Sternberg Universitas Negeri Lomonosov Moskow, goyangan ini baru-baru ini berkurang dan bisa menjadi alasan di balik hari yang lebih pendek. 

Sedangkan menurut NASA, bumi yang berputar dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk perubahan cara angin bertiup atau arus di lautan.

Dampak Bumi Berputar Lebih Cepat yang Berkelanjutan 

Jika bumi terus berputar lebih cepat dan setiap harinya menjadi lebih pendek, maka para ilmuwan akan memperkenalkan 'detik kabisat negatif' pertama, yang melibatkan pengurangan satu detik dari jam.

Sebuah postingan yang diterbitkan pada 25 Juli di Meta Engineering, menjelaskan bahwa detik kabisat mungkin bermanfaat bagi para ilmuwan dan astronom.

Namun, untuk perangkat yang mengandalkan timer atau penjadwal akan menyebabkan kehancuran. Contohnya, pada saat uji coba dalam skala kecil pada 2012, detik kabisat negatif membuat situs web Reddit tidak bisa diakses selama 30 – 40 menit kala itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bumi planet tata surya
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top