Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Asteroid Raksasa Seukuran 2 Kali Empire State Meluncur Mendekati Bumi

Asteroid bernama 418135 (2008 AG33), memiliki diameter diperkirakan antara 1.150 dan 2.560 kaki (350 hingga 780 meter) dan akan menembus orbit Bumi dengan kecepatan terik 23.300 mph (37.400 km/jam). Syukurlah, asteroid itu diperkirakan akan meluncur melewati planet kita tanpa risiko benturan.
Robby Fathan
Robby Fathan - Bisnis.com 29 April 2022  |  20:29 WIB
Batuan luar angkasa asteroid
Batuan luar angkasa asteroid

Bisnis.com, JAKARTA - Sebuah asteroid "berpotensi berbahaya" raksasa yang mungkin dua kali ukuran Empire State Building akan meluncur melewati Bumi Kamis (28 April), menurut NASA .

Asteroid bernama 418135 (2008 AG33), memiliki diameter diperkirakan antara 1.150 dan 2.560 kaki (350 hingga 780 meter) dan akan menembus orbit Bumi dengan kecepatan terik 23.300 mph (37.400 km/jam). Syukurlah, asteroid itu diperkirakan akan meluncur melewati planet kita tanpa risiko benturan.

Pada titik terdekatnya, asteroid - yang bergerak dengan kecepatan lebih dari 30 kali kecepatan suara - akan berada dalam jarak sekitar 2 juta mil (3,2 juta kilometer) dari Bumi , yang kira-kira delapan kali jarak rata-rata antara Bumi dan bulan . Ini mungkin terdengar seperti celah besar, tetapi menurut standar kosmik, jaraknya sebenarnya sepelemparan batu.

NASA menandai setiap objek luar angkasa yang berada dalam jarak 120 juta mil (193 juta km) dari Bumi sebagai "objek dekat Bumi" dan objek yang bergerak cepat dalam jarak 4,65 juta mil (7,5 juta km) sebagai "berpotensi berbahaya." Setelah objek ditandai, para astronom memantaunya dengan cermat, mencari penyimpangan dari lintasan yang diprediksi yang dapat menempatkan mereka pada jalur tabrakan dengan Bumi. 

Batu ruang angkasa yang masuk pertama kali ditemukan pada 12 Januari 2008, oleh surveyor asteroid di observatorium Gunung Lemmon SkyCenter di Arizona dan terakhir melewati Bumi pada 1 Maret 2015, menurut Center for Near Earth Object Studies (CNEOS) NASA. Asteroid itu melewati planet kita kira-kira setiap tujuh tahun, dengan penerbangan jarak dekat berikutnya diprediksi akan terjadi pada 25 Mei 2029.

Asteroid ini mungkin bahkan bukan batu ruang angkasa terbesar yang meluncur melewati kita dalam beberapa minggu mendatang. Gelar itu kemungkinan akan mencapai 467460 (2006 JF42), yang diperkirakan memiliki diameter antara 1.247 dan 2.822 kaki (380 hingga 860 m) dan akan melaju dengan kecepatan sekitar 25.300 mph (40.700 km/jam) saat melewati kita pada tanggal 9 Mei, 2022.

Jika para astronom pernah memata-matai asteroid yang terbang lurus ke Bumi, badan antariksa di seluruh dunia sudah bekerja mencari cara untuk membelokkan objek tersebut. Pada 24 November 2021, NASA meluncurkan pesawat ruang angkasa sebagai bagian dari misi Uji Pengalihan Asteroid Ganda , yang berencana untuk mengarahkan asteroid yang tidak berbahaya dengan menabraknya keluar jalur, Live Science sebelumnya melaporkan.

China juga dalam tahap perencanaan awal misi pengalihan asteroid. Dengan membanting 23 roket Long March 5 ke asteroid Bennu , negara itu mengatakan akan dapat mengalihkan batu ruang angkasa dari dampak yang berpotensi bencana dengan Bumi.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bumi asteroid stasiun luar angkasa
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top