Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wagely Terus Memperluas Jaringannya di Indonesia

Pandemi Covid-19 membuat keberadaan perusahaan menjadi semakin penting dalam posisi yang tepat untuk mendukung jutaan orang di Asia Tenggara melalui platform kesejahteraan keuangan  holistiknya. 
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 08 Juni 2021  |  15:54 WIB
Wagely Terus Memperluas Jaringannya di Indonesia
Ilustrasi startup. - olpreneur.com

Bisnis.com, JAKARTA – Platform kesejahteraan keuangan yang menawarkan Earned Wage Access (EWA) atau akses upah instan, wagely terus memperluas jaringannya di seluruh Indonesia.

Wagely saat ini sudah memiliki jaringan ke lebih dari 50 perusahaan besar, termasuk ke PT Bentoel Internasional  Investama Tbk. (British American Tobacco), PT Supra Boga Lestari Tbk. (Ranch Market), PT  Mustika Ratu Tbk., dan PT Kencana Energi Lestari Tbk.

CEO wagely Tobias Fischer mengatakan hingga saat ini lebih dari 70 persen populasi orang dewasa di Asia Tenggara masih belum memiliki rekening bank dan tidak memiliki akses ke layanan keuangan yang terjangkau dan bertanggung jawab.

“Sementara itu, banyak dari 140 juta pekerja berpenghasilan rendah dan menengah yang mana 72 persen dari  tenaga kerja Indonesia yang hidup dari gaji ke gaji, terjebak dalam siklus hutang yang  disebabkan oleh kredit berbunga tinggi, pinjaman dan biaya lainnya,” ujarnya.

Menurutnya, pandemi Covid-19 membuat keberadaan perusahaan menjadi semakin penting dalam posisi yang tepat untuk mendukung jutaan orang di Asia Tenggara melalui platform kesejahteraan keuangan holistiknya. 

“Mengambil kesempatan ini, solusi EWA atau akses upah instan menawarkan alternatif yang terjangkau dan  berkelanjutan bagi pegawai yang membutuhkan,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

StartUp
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top