Amarta Karya Bangun Bukit Algoritma, Silicon Valley‐nya Indonesia Telan Investasi Awal Rp18 T  

MG Noviarizal Fernandez
Kamis, 8 April 2021 | 16:05 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA--Dalam waktu dekat Indonesia bakal memiliki "Silicon Valley" seperti di Amerika Serikat. Proyek yang diberi nama "Bukit Algoritma" itu bakal dibangun di wilayah Sukabumi, Jawa Barat.

PT Amarta Karya (Amka), Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Konstruksi, telah menandatangani kontrak untuk Pekerjaan Pengembangan Rencana Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pengembangan Teknologi dan Industri 4.0 tersebut.

Acara penandatanganan kontrak dilakukan oleh Direktur Utama AMKA Nikolas Agung, Ketua Pelaksana Kiniku Bintang Raya KSO Budiman Sudjatmiko, dan Direktur Utama PT Bintang Raya Lokalestari, Dhanny Handoko di Jakarta, Rabu (7/4/2021).

Dirut Amka Nikolas Agung menyampaikan, dalam proyek di atas lahan seluas 888 hektare yang berlokasi di Cikidang dan Cibadak Sukabumi ini, AMKA dipercaya sebagai mitra infrastruktur pembangunan "Bukit Algoritma".

Untuk tahap awal pembangunan, selama tiga tahun ke depan, nilai total proyek diperkirakan bakal menghabiskan 1 miliar euro (setara Rp 18 triliun). Dana sebesar itu digunakan antara lain untuk peningkatan kualitas ekonomi 4.0; peningkatan pendidikan dan penciptaan pusat riset dan development untuk menampung ide anak bangsa terbaik, demi Indonesia bangkit; serta meningkatkan sektor pariwisata di kawasan tersebut.

"Pengembangan KEK Sukabumi diharapkan mampu meningkatkan infrastruktur pertumbuhan yang tangguh berkelanjutan dan mewujudkan pembangunan SDM berbasis iptek yang merupakan salah satu alat dukung penuh pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional [PEN]," ujar Nikolas.

Menurut dia, optimalisasi bonus demografi Indonesia menjelang tahun 2045 serta partisipasi dalam upaya mitigasi middle income trap dapat ditempuh melalui peningkatan daya saing, produktivitas inovasi dan penguatan SDM.

"Sebab itu, Amka berkomitmen mengambil peran dan andil yang besar dalam rencana proyek Pengembangan KEK Sukabumi ini," tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Pelaksana Kiniku Bintang Raya KSO Budiman Sudjatmiko mengatakan, "Bukit Algoritma" laksana Silicon Valley di AS, yang diharapkan dapat menjadi pusat R&D dan pengembangan sumber daya manusia di masa depan.

"Muda-mudi anak bangsa telah banyak yang menorehkan prestasi dan menciptakan inovasi di kancah global. Kelak, kawasan ini akan menjadi salah satu pusat untuk pengembangan inovasi dan teknologi tahap lanjut, seperti misal kecerdasan buatan, robotik, drone (pesawat nirawak), hingga panel surya untuk energi yang bersih dan ramah lingkungan," jelas Budiman.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Editor : Kahfi
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper