Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Startup Ekosis Digandeng Kemendes Kembangkan Produk Desa

Felicia Yulie Mills selaku Bussiness Development Specialist Ekosis Mengatakan Kolaborasi akan dilakukan dari berbagai aspek, mulai dari akses pasar, standarisasi produk, hingga logistik.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 26 Februari 2021  |  12:28 WIB
Startup ekosis
Startup ekosis

Bisnis.com, JAKARTA - Startup Agribisnis Ekosis menyatakan telah diajak kerja sama oleh Ditjen Pengembangan Ekonomi dan Investasi Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Kementerian Desa PDTT RI untuk mendorong kesejahteraan pelaku agribisnis di Indonesia, khususnya kawasan desa dan daerah tertinggal.

Felicia Yulie Mills selaku Bussiness Development Specialist Ekosis Mengatakan Kolaborasi akan dilakukan dari berbagai aspek, mulai dari akses pasar, standarisasi produk, hingga logistik.

"Kolaborasi ini diharapkan akses pasar akan terbuka lebar. Dengan Ekosis, para petani, nelayan, petambak, hingga peternak berkesempatan untuk memasarkan hasil panen ke seluruh Indonesia," ujar Felicia dalam keterangan tertulisnya.

Sementara itu, produk - produk dari desa akan dipersiapkan agar memenuhi standarisasi permintaan pasar. Begitu pula dengan kesiapan sarana logistik untuk menunjang keseluruhan proses dari hulu ke hilir dengan kemampuan yang layak.

"Hingga kini sosialisasi secara daring sudah dilakukan secara bertahap, dimulai dari petani, nelayan, peternak dan UMKM di sejumlah daerah di Indonesia, mulai dari wilayah barat ( seperti Aceh, Sumut, Sumbar) hingga wilayah timur Indonesia (seperti Maluku, NTT)," tutup Felicia.




Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

agribisnis StartUp
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top