Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Himpun Data Inovasi, UB Luncurkan Platform Brain

Untuk menjembatani antara akademisi, pemerintah dan swasta, Universitas Brawijaya merilis platform Brawijaya Research and Innovation atau Brain, yang berfungsi menghimpun seluruh data riset dan inovasi khusus milik mahasiswa, dosen maupun alumni.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 18 Januari 2021  |  13:59 WIB
Dalam Brain, produk yang ditampilkan akan dilengkapi dengan deskripsi masing-masing.  - IG UB
Dalam Brain, produk yang ditampilkan akan dilengkapi dengan deskripsi masing-masing. - IG UB

Bisnis.com, JAKARTA – Untuk menjembatani antara akademisi, pemerintah dan swasta, Universitas Brawijaya merilis platform Brawijaya Research and Innovation atau Brain, yang berfungsi menghimpun seluruh data riset dan inovasi khusus milik mahasiswa, dosen maupun alumni.

Brain digagas oleh empat sivitas UB, yakni Ghany Abdillah Ersa dan Fawwaz Daffa Muhammad, mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer, yang berkolaborasi dengan Mohammad Bagus Fahmi dan Imron Mashuri yang merupakan alumni Fakultas Teknik dan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Mereka didukung oleh direksi Badan Inovasi dan Inkubator Wirausaha Universitas Brawijaya.

Mohammad Bagus Fahmi, selaku Pendamping Start Up BIIW UB, mengatakan sumber data BRAIN bisa dimasukkan sejak dalam perencanaan. “Inventor dapat mengisi produknya langsung di web inovasi.ub.ac.id,” jelasnya seperti dikutip dari keterangan pers Ristekbrin.go.id, Senin (18/1/2021).

Melalui Brain, inventor akan mendapat beberapa manfaat seperti jejaring koneksi, penjenamaan produk, bentuk kontribusi kampus pada masyarakat dan pendampingan. Produk yang terdaftar akan dikategorikan ke dalam delapan kelompok, sesuai pembagan kategori program startup inovasi dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.

Untuk dapat mengisi konten, inovator dapat langsung mendaftarkan diri menggunakan e-mail UB dan mengisi form yang telah disiapkan, dan bisa dilanjutkan mendaftarkan produknya. Website Brain juga dilengkapi panduan yang dapat diakses oleh inventor untuk memudahkan pengisian.

Dalam Brain, produk yang ditampilkan akan dilengkapi dengan deskripsi masing-masing. Selain itu juga ada pengembangan produk. Pengguna produk juga dapat memberikan ulasan yang akan tampil di halaman produk tersebut.

Sejak pertama kali diluncurkan, tercatat telah ada 39 produk riset dan inovasi yang tampil di situs Brain. “Saat ini pengisi konten masih didominasi oleh binaan Badan Inkubator Wirausaha. Dari 39 produk, 7 produk di antaranya merupakan [milik] alumni. Mentoring akan difasilitasi jika telah terdaftar sebagai tenan di BIIW,” terangnya.

Untuk memudahkan koneksi, Brain dilengkapi fitur chat dengan inovator sehingga bisa berdiskusi lebih lanjut. Dengan hadirnya Brain dapat memudahkan proses hilirisasi beragam temuan yang diharapkan dapat memberikan dampak sosial positif pada masyarakat. Informasi dan buku panduan dapat diakses melalui laman www.inovasi.ub.ac.id, melalui email di biiw@ub.ac.id atau melalui akun Instagram @biiw.ub dan @inovasi.ub.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

universitas brawijaya platform
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top