India Beri Restu Layanan Pembayaran via Whatsapp

Amanda Kusumawardhani
Jumat, 6 November 2020 | 21:32 WIB
Ilustrasi Whatsapp
Ilustrasi Whatsapp
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Facebook Inc. akhirnya mengantongi izin dari India untuk mengoperasikan sistem pembayaran Whatsapp.

Dengan menggandeng miliarder India, Mukesh Ambani, Whatsapp dapat memperluas pangsa pasarnya di India.  

National Payments Corporation of India menyatakan bahwa sistem pembayaran melalui Whatsapp ini bisa digunakan dengan Unified Payments Interface. Perusahaan teknologi raksasa asal Amerika Serikat ini dapat secara bertahap meningkatkan layanannya mulai dari 20 juta pengguna.

Facebook telah memulai uji coba sistem pembayaran Whatsapp di India sejak awal 2018.

Keluarnya izin operasional tersebut merupakan tonggak bersejarah bagi miliar Mark Zuckerberg, pendiri Facebook, yang setuju untuk membeli kepemilikan unit digital milik Ambani, Jio Platforms Ltd. pada April lalu.

Unit digital milik Ambani tersebut telah menarik investasi lebih dari US$20 miliar dari investor mulai dari Intel Corp. hingga Google.

“Kini, anda bisa dengan mudah mengirimkan uang ke teman dan keluarga, semudah mengirimkan pesan. Tidak ada biaya pengiriman dan layanan ini didukung oleh lebih dari 140 bank,” kata Mark dalam videonya, dikutip dari Bloomberg, Jumat (6/11/2020).

Facebook bergerak agresif untuk membangun bisnis perdagangan di India dengan layanan Whatsapp sebagai pusatnya. Pasar sistem pembayaran di India sudah lebih dulu diramaikan oleh Paytm, Google Pay, PhonePe miliki Walmart Inc. dan Amazon Pay.

“Mulai hari ini, semua orang di India, bisa mengirimkan uangnya melalui Whatsapp. Kami sangat antusias untuk bergabung bersama kampanye India untuk meningkatkan penggunaan layanan pembayaran digital,” tulis Facebook dalam websitenya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Sumber : Bloomberg
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper