Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Cuti Bersama Bakal Dongkrak Penjualan Voucer Gim

Indonesia masih tercatat sebagai negara Asean keenam dengan pemain terbanyak dengan perputaran mencapai lebih dari Rp10 triliun.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 25 Oktober 2020  |  21:42 WIB
Ilustrasi aplikasi mengenai batik, dari edukasi hingga game, di perangkat iOS dan Android. - Antara
Ilustrasi aplikasi mengenai batik, dari edukasi hingga game, di perangkat iOS dan Android. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA — Platform dompet digital menilai cuti bersama pada 28 Oktober dan 30 Oktober 2020 serta perayaan Halloween pada 31 Oktober 2020 akan mendongkrak penjualan voucer gim di perusahaan mereka.

Vince Iswara, CEO and Co-founder DANA, mengatakan bahwa perusahaan melihat fenomena pemanfaatan momen Halloween sebagai peluncuran gim sebagai sebuah kesempatan yang baik untuk menyediakan kebutuhan para gamers yang dinamis.

“Seperti diketahui bahwa para penggiat game cenderung memainkan lebih dari jenis satu permainan. Kemunculan permainan baru di momen seperti ini tentu akan mendongkrak pembelian voucer game,” katanya saat dihubungi Bisnis, Minggu (25/10/2020)

Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa perusahaan memilih strategi untuk bekerja sama dengan mitra dan publisher untuk menyediakan berbagai katalog voucer gim dan beragam barang tambahan agar para gamers dapat merasakan pengalaman bermain yang maksimal.

Staregi tersebut membuahkan hasil. Dia mengatakan bahwa persentase peningkatan voucer gim di Dana hingga kuartal III/2020 meningkat sekitar 30—40 persen.

Vince mengatakan bahwa sektor gim di Indonesia memiliki 52 juta gamers yang mana 50 persennya berada di usia 10—35 tahun. Kemudian, Indonesia masih tercatat sebagai negara Asean keenam dengan pemain terbanyak dengan perputaran mencapai lebih dari Rp10 triliun.

“Melihat kondisi tersebut, Indonesia masih memiliki banyak kesempatan untuk meraih lebih banyak lagi keuntungan jika digarap dengan lebih serius,” ujarnya.

Senada, Head of Corporate Communication OVO Harumi Supit melihat bahwa berkembangnya konektivitas internet dan bertambahnya jumlah e-game di ekosistem makin meningkat.

“Minat masyarakat akan e-game semakin meningkat di mana OVO berupaya memberikan kenyamanan bagi pengguna sebagai channel pembayaran di berbagai platform pembelian e-game,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

game
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top