Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pasok Talenta Digital, Perguruan Tinggi Bisa Gandeng Unikorn

Kemendikbud berharap agar perguruan tinggi di Indonesia bekerja sama dengan perusahaan rintisan besar seperti Traveloka, Gojek, dan Tokopedia.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 09 September 2020  |  17:27 WIB
Gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI di Jakarta. -Bisnis.com - Samdysara Saragih
Gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI di Jakarta. -Bisnis.com - Samdysara Saragih

Bisnis.com, JAKARTA – Permasalahan mengenai keterbatasan jumlah talenta digital masih menjadi masalah di Indonesia dalam mendorong industri ekonomi digital. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berharap agar perguruan tinggi di Indonesia bekerja sama dengan perusahaan rintisan besar seperti Traveloka, Gojek, dan Tokopedia, untuk mengisi gap.

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud Nizam mengatakan perekonomian digital di Indonesia terus mengalami pertumbuhan. Saat ini, klaim Nizam, angkanya sudah mencapai di atas US$50 miliar dengan prediksi pada 2025 angkanya tumbuh empat kali lipat.

Selain itu, dia juga berpendapat bahwa pandemi Covid-19 telah mendorong tranformasi digital yang berdampak pada laju ekonomi digital yang makin cepat. Indonesia dinilai membutuhkan lebih banyak talenta digital, unuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital.

“Estimasi Menteri Perekonomian dalam 5 tahun ke depan dibutuhkan 250.000 talenta digital yang harus dipenuhi oleh Indonesia,” kata Nizam dalam webinar “Upacara Wisuda Bangkit”, Rabu (9/9/2020).

Nizam menambahkan Indonesia juga membutuhkan talenta digital dengan starndar dunia, sayangnya lembaga pendidikan di Indonesia masih sedikit yang dapat memenuhi talenta digital dengan standar dunia. Sayangnya Nizam tidak menyebutkan jumlah talenta digital yang dikeluarkan oleh perguruan tinggi

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, kata Nizam, kerja sama antara perguruan tinggi dengan perusahaan-perusahaan multinasional harus dilakukan.

“Selain itu juga perlu sinergi dengan unikorn dan dekakorn di Tanah Air dan perusahaan multinasional lainnya,” kata Nizam.

Dia mengapresiasi program Bangkit, sebagai program pendidikan yang berfokus mengembangkan talenta digital. Dia berharap agar program ini mencangkup lebih besar lagi potensi talenta digital agar 250.000 kebutuhan talenta digital dapat terpenuhi pada 2025.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemendikbud StartUp
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top