Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Boeing Uji Coba Perangkat Ultraviolet Antivirus di Kabin

Boeing sedang mengembangkan perangkat genggam yang memancarkan sinar ultraviolet (UV) untuk menetralkan bakteri dan virus, sebagai bagian dari rangkaian metode untuk mendisinfeksi seluruh kabin.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 22 Agustus 2020  |  11:25 WIB
Petugas melakukan penyemprotan cairan disinfektan saat proses sterilisasi pada pesawat Lion Air Boeing 737-800 di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (17/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Petugas melakukan penyemprotan cairan disinfektan saat proses sterilisasi pada pesawat Lion Air Boeing 737-800 di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (17/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Boeing sedang mengembangkan perangkat genggam yang memancarkan sinar ultraviolet (UV) untuk menetralkan bakteri dan virus, sebagai bagian dari rangkaian metode untuk mendisinfeksi seluruh kabin.

Kekhawatiran pekerja maskapai dan penumpang tentang penyebaran Covid-19 telah memicu desakan perusahaan meluncurkan teknologi baru untuk mensterilisasi pesawat.

Dikutip dari Reuters, Sabtu (22/8/2020), perangkat genggam tersebut akan menghilangkan kebutuhan untuk menggunakan alkohol atau disinfektan lain yang dapat merusak peralatan elektronik yang sensitif, menurut kepala teknisi program ecoDemonstrator Boeing, Rae Lutters.

Boeing sedang mempertimbangkan untuk melisensi teknologi tersebut dan mempekerjakan perusahaan pihak ketiga pada musim gugur untuk mulai memproduksi perangkat genggam untuk penggunaan komersial.

Boeing telah mengerjakan teknologi tersebut dengan 13 maskapai penerbangan berbeda.

Rekan teknis Boeing yang memimpin pengujian prototipe perangkat genggam tersebut, Kevin Callahan, mengatakan adanya minat yang sangat kuat ketika para operator berusaha untuk memulihkan kepercayaan diri dalam dunia penerbangan saat pandemi mereda.

Di bawah praktik pembersihan yang semakin ketat, banyak maskapai penerbangan mulai menggunakan disinfektan elektrostatis, yang membunuh virus saat bersentuhan serta semprotan antimikroba, yang membentuk lapisan selama 30 hari.

Boeing juga menguji lapisan antimikroba untuk permukaan pesawat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

boeing vaksin Virus Corona

Sumber : Antara

Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top