Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mengenal Google Meet, Tak Kalah Fiturnya dengan Zoom

Google Meet telah memiliki lebih dari 100 juta peserta rapat, menjadikannya sangat populer seperti Zoom.
Rezha Hadyan
Rezha Hadyan - Bisnis.com 18 Agustus 2020  |  09:17 WIB
Zoom telah menetapkan rencana 90 hari untuk memperbaiki masalah keamanan. Sementara ini Zoom menghadapi lonjakan trafik tiga puluh kali lipat dan membutuhkan daya komputasi yang lebih besar. REUTERS
Zoom telah menetapkan rencana 90 hari untuk memperbaiki masalah keamanan. Sementara ini Zoom menghadapi lonjakan trafik tiga puluh kali lipat dan membutuhkan daya komputasi yang lebih besar. REUTERS

Bisnis.com, JAKARTA – Pandemi Covid-19 telah membuat perangkat lunak konferensi video bukan lagi barang yang asing. Berbagai aktivitas, termasuk diantaranya adalah kegiatan belajar mengajar mau tidak mau harus dilakukan melalui perangkat lunak tersebut.

Dari semua perangkat lunak yang tersedia, Zoom mungkin yang paling umum digunakan karena akun gratisnya sudah dapat menampung lusinan orang dan waktu rapat yang lebih lama. Namun, ada kandidat yang sedang naik daun yang mampu menyaingi Zoom, yakni Google Meet.

Bagi Anda yang belum mengetahuinya, Google Meet adalah perangkat lunak konferensi video besutan Google yang memungkinkan banyak orang bertemu dalam satu ruang rapat digital dengan cara yang lebih mudah atau sederhana. Beberapa prosedur yang harus dilalui ketika menggunakan Zoom mungkin tak akan ditemukan dalam perangkat lunak yang satu ini.

Melansir Tech Time pada Selasa (18/8/2020), UC Today menyebut Google Meet telah memiliki lebih dari 100 juta peserta rapat, menjadikannya sangat populer seperti Zoom dan perangkat konferensi video lainnya yang mungkin sudah lebih dulu hadir dan populer.

Saat ini, rapat video dapat berlangsung selama yang Anda inginkan, menjadikannya pilihan yang sangat baik untuk webinar online, pelatihan, rapat, dan kelas - tetapi ini akan berubah pada bulan Oktober, di mana setiap rapat video hanya dapat berlangsung selama satu jam.

Namun demikian, waktu yang diberikan Google ini sudah lebih lama dari versi gratis Zoom, yang hanya memungkinkan video meeting hingga 40 menit.

Selain itu, pengguna Meet dapat dengan mudah mengirimkan rapat terjadwal melalui Google Kalender dan bahkan meluncurkan rapat video dadakan dengan banyak orang melalui Gmail. Mungkin yang membuatnya lebih mudah untuk digunakan adalah kebanyakan orang saat ini memiliki akun Google.

Raksasa teknologi ini juga mengklaim fitur keamanan Google Meet jauh lebih baik. Google menjamin tidak ada penggabung anonim acak karena ada kode rapat yang lebih kompleks dan enkripsi saat transit, serta perlindungan keamanan tambahan terhadap pembajakan akun dan phishing.

Lantas, bagaimana cara menggunakan Google Meet? Tentu hal pertama yang harus Anda miliki adalah akun Google. Tanpa ada akun Google, Anda tidak bisa memulai rapat menggunakan Google Meet.

Perangkat lunak ini tersedia untuk digunakan baik langsung dari browser Anda dengan menuju ke halaman web atau perangkat Android atau iOS, dengan yang pertama sebagai pilihan terbaik jika Anda ingin menjelajahi perangkat lunak dan spektrum fitur lengkapnya.

Setelah Anda berada di sana, Anda harus memilih antara memulai rapat atau bergabung.

Saat memulai rapat, klik tombol Rapat Baru, lalu, tiga pilihan akan muncul:

  1.   Dapatkan link rapat untuk dibagikan.
  2.   Mulailah rapat instan.
  3.   Jadwalkan di Google Kalender, tetapi opsi ketiga hanya tersedia saat Anda menggunakan browser web.

Bagi mereka yang bergabung dalam rapat, Anda dapat melakukannya dengan dua cara: pertama, penyelenggara akan mengirim tautan, dan Anda dapat dengan mudah menekannya, lalu Anda akan terhubung; atau tuan rumah dapat mengirimkan kode rapat yang harus Anda masukkan di bagian yang sesuai secara manual.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

google rapat Zoom Video Communications
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top