Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Database KPU Dibobol, Data Pribadi Pemilih Diobok-obok Hacker

Database daftar pemilih di KPU (Komisi Pemilihan Umum) dibobol hacker, yang berjanji membagi-bagikan data 200 juta pemilih yang terdata KPU.
Sutarno
Sutarno - Bisnis.com 21 Mei 2020  |  23:17 WIB
Database KPU Dibobol, Data Pribadi Pemilih Diobok-obok Hacker
Pembobol menyebarluaskan data KPU
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Database daftar pemilih di KPU (Komisi Pemilihan Umum) dibobol hacker, yang berjanji membagi-bagikan data 200 juta pemilih yang terdata KPU.

Informasi itu disampaikan oleh lembaga monitor pelanggaran data Underthebreach.com melalui akun twitternya @underthebreach, Kamis malam (21/5/2020).

Dalam postingan emailnya, @underthebreach menyatakan bahwa pembobol pada mulanya berhasil menjebol database sekitar 2,3 juta pemilih, bahkan datanya terlacak mundur ke belakang hingga tahun 2013.

"Pembobol bahkan mengklaim akan membocorkan rahasia 200 juta data penduduk," tulis @underthebreach.

Underthebereach.com juga menunjukkan beberapa lembar data pemilih Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pembobol database KPU itu sengaja menyimpan data pemilih dalam file berformat file PDF (Portable Document Format), yang kemudian disebarluaskan ke komunitas pemburu bocoran data.

Data Pemilih KPU dibobol

database pemilih KPU dibocorkan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kpu daftar pemilih tetap hacker
Editor : Sutarno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

back to top To top