Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Ilustrasi kejahatan siber. - Reuters/Kacper Pempel
Premium

Wabah Serangan Siber dan Pandemi Corona

27 April 2020 | 11:59 WIB
Di tengah pandemi virus corona, serangan siber makin gencar mendera. Pengamanan data pasien dan rumah sakit pun makin menjadi penting.

Bisnis.com, JAKARTA — Pandemi virus corona ternyata turut dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Data menunjukkan jumlah ancaman dan kejahatan siber mengalami peningkatan dalam beberapa bulan terakhir.

Tim riset Trend Micro Indonesia menyebutkan Indonesia berada di urutan keempat di Asia Pasifik dan Afrika sebagai negara penerima phising atau spam surat elektronik (surel) terbanyak terkait isu Covid-19 pada kuartal I/2020. Indonesia berada di belakang India, Australia, dan Maroko.

Selain melalui spam surel, peningkatan ancaman dan kejahatan siber di Indonesia juga dilakukan menggunakan malware dan malicious Uniform Resource Locator (URL) link.

Country Manager Trend Micro Indonesia Laksana Budiwiyono menyampaikan ancaman dan kejahatan siber terjadi karena kurangnya manajemen sistem, minimnya pelatihan karyawan Teknologi Informasi (TI), dan sedikitnya kampanye mengenai kesadaran terhadap keamanan siber pengguna.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top