Layanan Pemeriksaan Virus Corona Daring di Grab Naik Tajam

Permintaan tanya jawab mengenai virus corona di platform Grab meningkat sebanyak 400 persen,
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 08 April 2020  |  22:02 WIB
Layanan Pemeriksaan Virus Corona Daring di Grab Naik Tajam
Grab - Reuters/Edgar Su

Bisnis.com, JAKARTA - Dalam sepekan terakhir, permintaan tanya jawab mengenai virus corona di platform Grab meningkat sebanyak 400 persen, dengan permintaan di seputar Covid-19 pada Maret 2020 meningkat 20 kali lipat dibandingkan dengan Februari 2020.

Adapun sebelumnya, Grab Indonesia dan Good Doctor Technology Indonesia (GDTI) menandatangani perjanjian kerja sama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk menghadirkan layanan khusus pemeriksaan (screening) awal Covid-19 melalui tanya jawab daring (telekonsultasi) di platform GrabHealth powered by Good Doctor

Layanan screening tersebut diharapkan dapat membantu pengindikasian masyarakat dengan risiko Covid-19 rendah, sedang, maupun tinggi. Perusahaan kemudian memberikan rekomendasi lebih lanjut melalui mitra dokter sesuai protokol kesehatan penanganan Covid-19 yang ditetapkan Kemenkes.

Sekretaris Jenderal Kemenkes Oscar Primadi mengatakan layanan tanya jawab daring langsung tersebut akan menjadi langkah pemeriksaan awal yang penting untuk mengidentifikasi risiko Covid-19 di masyarakat.

"Sehingga masyarakat tidak perlu panik dan kemudian memenuhi faskes (fasilitas Kesehatan) seperti puskesmas atau rumah sakit yang justru bisa menambah risiko terpapar dengan COVID-19," Oscar, dalam siaran persnya, Rabu (8/4/2020)

Kemenkes juga memberikan bekal secara langsung kepada seluruh mitra dengan satu pedoman, konsultasi yang terstruktur, bekal rekomendasi medis yang akurat, dan berbagai informasi terkini mengenai wabah COVID-19 untuk memastikan kualitas layanan.

GrabHealth powered by Good Doctor akan melayani sesi konsultasi terkait screening Covid-19 untuk semua pengguna Grab sebagai pemeriksaan awal guna mengetahui potensi risiko infeksi Covid-19, mulai dari kontak erat risiko rendah, sedang dan tinggi.

Apabila mitra dokter menemukan adanya indikasi pengguna dengan kemungkinan risiko rendah atau sedang, maka mitra dokter dapat menganjurkan pengguna untuk melakukan isolasi diri sendiri.

Namun, apabila mitra dokter menemukan adanya indikasi pengguna dengan kemungkinan risiko tinggi, maka mitra dokter dapat merekomendasikan pengguna yang bersangkutan untuk melakukan pemeriksaan di rumah sakit yang memiliki kemampuan penanganan Covid-19.

Danu Wicaksana, Managing Director Good Doctor Technology Indonesia mengatakan layanan Good Doctor terintegrasi dalam aplikasi Grab, sehingga pengguna dapat mengakses dengan memilih menu ‘Kesehatan’ di aplikasi.

Dengan memberikan layanan screening risiko infeksi Covid-19 melalui telekonsultasi, maka peninlaian risiko bisa dilakukan secara daring melalui tanya jawab dengan mitra dokter.

Mitra dokter juga akan segera memberikan petunjuk kepada pengguna terkait langkah yang perlu mereka lakukan selanjutnya sesuai dengan protokol Kementerian Kesehatan.

Layanan tersebut dapat diakses oleh para pengguna Grab di Jabodetabek, Bandung, Cirebon, Sukabumi, Yogyakarta, Solo, Semarang, Surabaya,Malang, Sidoarjo, Bali (Denpasar), Medan, Palembang, Balikpapan, Samarinda, Makassar dan Manado.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Virus Corona, grab indonesia

Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
Editor : Yustinus Andri DP
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top