Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Startup Edukasi Ramai-Ramai Beri Layanan Belajar Gratis

Para pelaku startup edukasi berupaya mendukung agar proses belajar mengajar tidak terganggu ketika pemerintah meminta masyarakat belajar di rumah, sejak wabah corona.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 16 Maret 2020  |  20:36 WIB
Ilustrasi startup. - olpreneur.com
Ilustrasi startup. - olpreneur.com

Bisnis.com, JAKARTA – Perusahaan rintisan berbasis teknologi edukasi (tekfin) ramai-ramai menggenjot layanannya untuk memenuhi kebutuhan belajar dari rumah demi mencegah terjadinya penyebaran COVID-19 di beberapa wilayah.

Pendiri dan Direktur Utama Ruangguru Belva Devara mengatakan bahwa pihaknya meluncurkan program Sekolah Online Ruangguru Gratis sebagai upaya menjawab tantangan belajar yang dihadapi siswa-siswi di Indonesia di tengah darurat kesehatan penyakit virus corona atau Covid-19.

“Lewat program ini, para siswa dapat mengikuti pembelajaran jarak jauh secara daring (live teaching) setiap hari Senin sampai Jumat, layaknya sekolah seperti biasa, di aplikasi Ruangguru,” jelasnya saat ditemui Bisnis, Senin, (16/3).

Selain program bagi siswa, para guru juga bisa meningkatkan kapasitasnya dalam mengajar melalui program pelatihan guru online yang tersedia di aplikasi Ruangguru, gratis selama 1 bulan kedepan.

Terdapat 250 video dan modul pelatihan guru yang mencakup materi-materi kompetensi dasar di bidang pedagogik dan profesional, seperti kemampuan manajemen kelas, pengembangan rencana belajar, implementasi pembelajaran berbasis proyek, dan lainnya.

“Kami berpikir perlu untuk membuat sekolah online gratis tidak dipungut biaya. Total ada 15 kanal pararel yang disiapkan, dengan jadwal berbeda. Kami sudah dapat menghandle 4 juta pengguna sekaligus, dan akan stabil,” ujarnya.

Belva mengklaim bahwa sistem yang dimiliki Ruangguru mampu untuk menampung ratusan ribu pengguna sekaligus.

Selain itu, Belva mengatakan bahwa pihaknya tengah berkerjasama dengan Telkomsel untuk memberikan kuota 30 Gb dalam watu 30 hari untuk menunjang kebutuhan siswa dalam mengakses layanan dari pihaknya.

Senada, Business Development Manager Quipper Indonesia Ruth Ayu Hapsari mengatakan bahwa pihaknya menyediakan Learning Managements System (LMS) dan konten gratis di Quipper School. Langkah itu dilakukan perusahaan untuk mendukung jutaan guru untuk dapat tetap menjalankan kegiatan belajar mengajar yang efektif meskipun melalui jarak jauh.

Ruth mengatakan bahwa hingga saat saat ini total pengguna Quipper di seluruh Indonesia mencapai lebih dari 6 juta siswa dan 400 ribu guru yang telah tergabung. Lewat program tersebut, Guru dan siswa dapat mengakses lebih dari 10.000 video dan 75.000 soal  yang mencakup materi kelas 9 – 12.

Selain dapat diakses secara gratis, guru dapat memberikan tugas, ujian, atau try out kepada siswa secara daring. Hasil kerja siswa juga dapat langsung di monitor oleh guru secara langsung melalui fitur yang terdapat pada platform Quipper School.

“Saat siswa menggunakan Quipper, siswa bisa mengatur waktu dan materi belajar sesuai dengan kebutuhannya. Pada dasarnya Quipper dibuat untuk menumbuhkan keinginan dalam belajar secara mandiri,” jelasnya.

Sementara itu, Rohan Monga, Chief Executive Officer Zenius Education, mengatakan bahwa dalam kondisi saat ini, Zenius berupaya mengerahkan seluruh upaya terbaik untuk mendukung kebijakan pemerintah yang sementara waktu harus melakukan kegiatan belajar mengajar jarak jauh.

“Saat ini, Zenius juga menyediakan akses latihan soal terbesar dengan ratusan ribu soal latihan untuk pembelajaran mandiri siswa. Guru pun dapat turut membagikan konten berupa video pembelajaran dan latihan soal tersebut kepada siswa dan orang tua murid melalui berbagai platform media sosial yang ada, seperti grup WhatsApp,” jelasnya.

Terhitung hingga Maret 2020, Rohan mengklaim bahwa pihaknya memiliki lebih dari 80.000 video pembelajaran untuk kelas 1 SD hingga 12 SMA sesuai kurikulum nasional.

“Selain menggratiskan akses ke platform, kami menyiapkan tryout online gratis dan diselenggarakan serentak di website dan aplikasi Zenius. Tryout akan kembali diadakan pada tanggal 26 Maret 2020 untuk gelombang kedua, setelah sebelumnya gelombang pertama telah diadakan pada 13 Maret 2020 lalu,” terangnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

edukasi StartUp Virus Corona
Editor : Yustinus Andri DP
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top