Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemblokiran IMEI, Telkomsel Harapkan Perlindungan Hukum Pengguna Terjamin

Pemerintah telah menetapkan skema pemblokiran ponsel ilegal dengan whitelist. Pengguna akan mendapatkan pemberitahuan bahwa telepon genggam yang digunakan tidak terdaftar di Indonesia.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 06 Maret 2020  |  00:34 WIB
ilustrasi  -  Bisnis / Arief Hermawan P
ilustrasi - Bisnis / Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) menilai skema whitelist yang digunakan dalam pencegahan peredaran ponsel ilegal merupakan piliha tepat.

Vice President Corporate Communications Telkomsel Denny Abidin mengatakan dengan skema whitelist perusahaan mengharapkan perlindungan hukum untuk pengguna perangkat tetap terjamin. Saat yang sama juga menciptakan iklim industri telekomunikasi di Indonesia semakin sehat.

"Secara bersamaan, Telkomsel juga akan melanjutkan koordinasi secara intensif dengan seluruh pihak terkait, terutama dalam memastikan kesiapan dukungan teknis dan membantu sosisalisasi penerapan aturan verifikasi IMEI ini guna senantiasa menjaga kenyamanan pelanggan dan masyarakat pada umumnya," ujar Denny dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis.com, Kamis (5/3/2020).

Sebagai informasi, sebelumnya terdapat 2 skema yang akan diuji coba oleh pemerintah, yakni blacklist dan whitelist.

Skema blacklist merupakan mekanisme pengendalian nomor IMEI yang memastikan ponsel ilegal tidak dapat terkoneksi dengan sinyal.

Sementara skema whitelist yang kemudian diputuskan dijalankan mulai 18 April 2020, didesain untuk pengendalian. Perangkat ponsel akan menerima pemberitahuan bahwa perangkat yang digunakan adalah ilegal.

Untuk waktu pemblokiran, Kemenkominfo mengatakan akan berbeda tergantung dengan kasusnya

Aturan IMEI ini melibatkan tiga kementerian, antara lain Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Kementerian Perindustrian (Kemenperin), dan Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

telkomsel imei
Editor : Anggara Pernando
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top