Bisnis Digital Di Sumatra Makin Menjanjikan

Pertumbuhan penetrasi internet yang konsisten mengalami pertumbuhan dalam tiga tahun terakhir, menjadikan Pulau Sumatra menjanjikan bagi bisnis pelaku usaha digital.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 13 Februari 2020  |  20:17 WIB
Bisnis Digital Di Sumatra Makin Menjanjikan
Warga bermain game online di Lhokseumawe, Provinsi Aceh, Kamis (3/1/2019). - ANTARA/Rahmad

Bisnis.com, JAKARTA - Konsistensi serta tingginya peningkatan angka penetrasi internet di Pulau Sumatra diyakini akan menambah minat pelaku bisnis perusahaan rintisan untuk memperluas bisnis ke wilayah tersebut.

Berdasarkan laporan Sirclo berjudul "Navigating Market Opportunities in Indonesia's E-Commerce" Pulau Sumatra tercatat sebagai wilayah dengan tingkat penetrasi internet terkonsisten dan tertinggi dalam periode 2016-2018.

Selama periode tersebut, tingkat penetrasi internet di Pulau Andalas tumbuh menjanjikan, yakni 37 persen pada 2016, lalu 47 persen pada 2017, dan 66 persen pada 2018.

Bendahara Asosiasi Modal Ventura Seluruh Indonesia (Amvesindo) Edward Ismawan Chamdani mengatakan tren tersebut akan berbanding lurus dengan potensi serta pertumbuhan layanan perusahaan rintisan.

"Sama dengan periode 2011-2015, di mana pertumbuhan pengguna 3G dan smartphone bertumbuh cepat di, demikian pula dengan pelaku bisnis startup," ujar Edward kepada Bisnis, Kamis (13/2/2020).

Edward menambahkan, perusahaan rintisan dapat memanfaatkan peluang dari tren tersebut serta menyesuaikan layanan yang dimiliki dengan kondisi demografi di Pulau Sumatra.

Dengan mengambil langkah tersebut, sambung Edward, maka peluang perusahaan rintisan untuk bertumbuh di Pulau Sumatra akan sangat besar.

"Dan timing-nya memang sekarang," jelasnya.

Secara keseluruhan, tingkat penetrasi internet di Tanah Air tercatat merata. Berdasarkan laporan Sirclo, tingkat penetrasi internet tertinggi terjadi di Pulau Kalimantan, yakni 71 persen, kemudian disusul oleh Jawa (68 persen), Sumatra (66 persen), Sulawesi-Maluku-Papua (64 persen), serta Bali-Nusa Tenggara (61 persen).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sumatra, digital

Editor : Yustinus Andri DP
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top