Prospek Bisnis Startup Bidang Edukasi Makin Merekah di Indonesia

Leo Dwi Jatmiko
Rabu, 13 November 2019 | 15:35 WIB
Startup/olpreneur.com
Startup/olpreneur.com
Bagikan

Bisnis.com, BADUNG - Next Indonesia Unicorn, yayasan yang berfokus pada dunia perusahaan rintisan, menilai bahwa sektor edukasi masih menjadi sektor potensial yang akan berkembang di Indonesia dalam beberapa tahun ke depan.

Chairman Next Indonesia Unicorn, Daniel Tumiwa mengatakan bahwa selama ini kemampunan membayar masyarakat telah  meletakan fondasi dari teknologi bagi perusahaan rintisan, sehingga tidak heran jika perusahaan rintisan seperti e-commarce tumbuh cemerlang.

Beberapa perusahaan rintisan yang saat ini telah berkembang bahkan menjadi unikorn adalah, Bukalapak dan Tokopedia.

Pertumbuhan tersebut turut mendorong pertumbuhan startup pembayaran digital, sebab transaksi sudah dapat dilakukan lewat digital.  Setelah kedua sektor tersebut tumbuh dan dianggap matang, kemundian turunan dari sektor pembayaran adalah edukasi.

Daniel berpendapat bahwa kemudahan dalam metode pembayaran membuat permasalahan mengenai transaksi teratasi dan pelayanan edukasi terlaksana.

Pertumbuhan perusahaan rintisan di sektor pendidikan diprediksi bakal tumbuh juga karena kebutuhan dan fokus pemerintah Indonesia saat ini yaitu peningkatan kualitas sumber daya manusia. Adapun beberapa startup yang bergerak di bidang edukasi teknologi antara lain, Ruangguru,Pintro, dan lain-lain.     

“Kebetulan di Indonesia sangat dibutuhkan peningkatan kualitas sumber daya manusia sehingga isu pendidikan itu menjadi hangat,” kata Daniel kepada Bisnis.com, Rabu (13/11/2019).

Dia mengatakan perubahan sektor potensial untuk perusahaan rintisan tidak dipengaruhi oleh waktu. Perubahan sektor potensial terjadi kebutuhan masing-masing generasi berbeda-beda.

Di samping itu, sambungnya, perubahan sektor potensial juga dipengaruhi oleh permasalahan yang diatasi. Saat ini, sektor pendidikan menjadi unggul, karena solusi yang mereka tawarkan sejalan dengan kebutuhan pemerintah dan dinilai dapat menjawab.    

“Pemeritah perlu untuk meningkatkan pendidikan, sehingga demandnya tinggi. Jadi dasarnya membicarakan startup adalah harus bisa menyelesaikan permasalahan jadi idenya adalah turus muncul untuk menyelesaikan masaah,” kata Daniel.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Penulis : Leo Dwi Jatmiko
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper