Social Media Week Kembali Digelar, Ini Tema Tahun Ini

Edukasi mengenai penggunaan media sosial tidak ada habis-habisnya. Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai macam ajang, salah satunya Social Media Week 2019.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 12 November 2019  |  18:33 WIB
 Social Media Week Kembali Digelar, Ini Tema Tahun Ini
Ilustrasi - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Edukasi mengenai penggunaan media sosial tidak ada habis-habisnya. Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai macam ajang, salah satunya Social Media Week 2019.

Diselenggarakan sejak 2015, SMW 2019 fokus mengajak masyarakat luas untuk meningkatkan kesadaran serta tanggung jawab di media sosial, khususnya dalam menyebarkan suatu konten yang diharapkan selalu dilakukan dengan cara yang mendidik.

Tidak diselenggarakan tahun lalu, Social Media Week kembali digelar di Senayan City Jakarta pada 11 -- 15 November 2019 dengan mengusung tema Stories: With Great Influence Comes Great Responsibility di mana ide, inovasi, dan wawasan terbaik seputar media sosial dan teknologi dalam perubahan bisnis didiskusikan.

Melalui ajang tersebut, para audiens yang terdiri atas user, media creator, developer, marketer, influencer, dan brand strategist dari beragam industri kreatif dan teknologi diharapkan mendapatkan insight serta wawasan terkini mengenai perkembangan media sosial dan teknologi.

Chairman Social Media Week Jakarta sekaligus CEO PT Merah Cipta Media Antonny Liem mengatakan beberapa hal yang menjadi topik dalam perhelatan tersebut, antara lain Social Media & Society, The Future of Brands, dan Influence Equation.

"Keseluruhan topik saling berkaitan, bagaimana kita hidup di dalam era yang terintegrasi dan saling terhubung, bagaimana kita memanfaatkan teknologi untuk menjangkau audiens dan konsumen, serta sejauh mana suatu pengaruh dapat membuat perubahan dalam usaha kita," ujarnya di Jakarta, Selasa (12/11/2019).

Menurut Antonny, pengguna internet atau yang lebih sering disebut netizen perlu menyadari cara bersikap dan beretika dalam menggunakan mendia sosial, hubungan antara media sosial dan influencer, dan memahami relevansi suatu konten.

Masyarakat, lanjutnya, diharapkan dapat lebih meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab dalam menyebarkan suatu konten dengan cara yang mendidik.

Turut terlibat, Senior Vice President BCA Norisa Saifuddin menilai ajang SMW 2019 dapat mendukung bisnis yang saat ini dituntut untuk selalu dapat menciptakan tren baru yang selangkah di depan, melihat peluang, dan melakukan langkah terobosan dengan mengikuti tren yang sedang berkembang, sepertihalnya olahraga-el.

Sementara GM Marketing & Leasing Senayan City Jakarta Jaclyn Halim menilai ajang SMW 2019 dapat meningkatkan bisnis yang sejalan dengan tren dan perilaku konsumen.

"Dengan adanya perubahan tren perilaku konsumen dari luring ke daring, banyak brand populer di ranah daring yang merambah ke tataran luring dan membuka outlet di mal," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
media sosial, social media, Medsos

Editor : Wike Dita Herlinda
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top