Danai Ekspansi, Sociolla Masih Himpun Pendanaan Seri D

PT Social Bella Indonesia, induk usaha plaftorm dagang-el kecantikan dengan merek Sociolla,  menyatakan masih menghimpun pendanaan Seri D dari investor untuk membiayai ekspansinya. 
Deandra Syarizka
Deandra Syarizka - Bisnis.com 13 Agustus 2019  |  18:59 WIB
Danai Ekspansi, Sociolla Masih Himpun Pendanaan Seri D
Co-Founder dan CEO Social Bella John Rasyid, Co-founder dan CMO Social Bella Chrisanti Indiana, Co-Founder dan Presiden Social Bella Christopher Madiam, Selasa (13/8/2019) - Bisnis/Deandra Syarizka

Bisnis.com, JAKARTA — PT Social Bella Indonesia, induk usaha plaftorm dagang-el kecantikan dengan merek Sociolla,  menyatakan masih menghimpun pendanaan Seri D dari investor untuk membiayai ekspansinya. 

 CEO PT Social Bella Indonesia John Rasyid menyatakan perusahaan masih menggalang pendanaan dari investor. Perusahaan terakhir mendapatkan pendanaan Seri C senilai US$12 juta dari EV Growth, dan dikabarkan tengah menggalang pendanaan Seri D dari sejumlah investor seperti EV Growth dan Temasek Holdings. Namun mengenai hal ini, John menyatakan belum dapat menkonfirmasi.

 “Itu masih rumor, tetapi jelas kami masih membutuhkan bantuan untuk mewujudkan semua mimpi kami, termasuk funding,” ungkapnya, Selasa (13/8/2019).

 Dia menambahkan sejauh ini pertumbuhan perusahaannya selama empat tahun berjalan masih cukup positif. Pihaknya mengklaim mencatatkan pertumbuhan Gross Merchandise Value (GMV) tujuh kali lipat pada kuartal I/2019 dibandingkan periode sebelumnya.

Dia berharap pertumbuhan tersebut dapat terus dipertahankan hingga akhir tahun.

 Sociolla sebelumnya sudah menutup putaran pendanaan seri A dari Venturra Capital pada 2015. Setelah itu, perusahaan itu menghimpun pendanaan seri B pada awal 2017 yang turut melibatkan East Ventures dan Istyle.

Istyle Inc. merupakan perusahaan operator platform kecantikan terbesar di Jepang yang turut terlibat dalam pendanaan seri C ke Sociolla. Keterlibatan Istyle Inc. dalam pendanaan ke Sociolla diketahui bersama salah satu institusi investor asal Singapura.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
StartUp

Editor : Wike Dita Herlinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top