Twitter Ungkap Data Pengguna Dimanfaatkan Tanpa Izin

Twitter mengatakan, mereka baru-baru ini menemukan masalah tersebut dan langsung memperbaikinya pada Senin (5/8). Namun, hingga kini Twitter mengaku belum memastikan siapa saja yang terkena dampaknya.
Geofanni Nerissa Arviana
Geofanni Nerissa Arviana - Bisnis.com 07 Agustus 2019  |  15:59 WIB
Twitter Ungkap Data Pengguna Dimanfaatkan Tanpa Izin
Logo Twitter - Reuters/Kacper Pempel

Bisnis.com, JAKARTA – Twitter mengungkapkan bahwa mereka mungkin telah menggunakan data penggunanya untuk personalisasi iklan tanpa izin karena masalah dengan pengaturan situs web microblogging-nya.

Twitter mengatakan, mereka baru-baru ini menemukan masalah tersebut dan langsung memperbaikinya pada Senin (5/8). Namun, hingga kini Twitter mengaku belum memastikan siapa saja yang terkena dampaknya.

Dilansir dari Reuters, Selasa (6/8), data pengguna merupakan alat ampuh yang digunakan perusahaan untuk menentukan penempatan iklan, konten yang harus ditampilkan, dan siapa saja pengguna yang mungkin tertarik dengan produk atau jasa tersebut.

Perusahaan media sosial yang berdiri sejak 2006 tersebut kini telah berada di bawah pengawasan regulator di seluruh dunia atas praktik berbagi data mereka.

Salah satu jenis data yang menurut Twitter mungkin telah digunakan adalah kode negara pengguna. Namun menurut mereka, detail munculnya iklan juga dipengaruhi oleh perangkat yang mereka gunakan.

“Anda memercayai kami untuk mengikuti pilihan Anda dan kami gagal di situ,” ucap Twitter dalam websitenya. Kalimat tersebut juga disertai permintaan maaf dan janji untuk tidak mengulangi kesalahan tersebut.

Oleh karena masalah ini, lokasi di mana pengaturan pengguna mungkin tidak berfungsi. Twitter mengatakan mereka memang bisa berbagi data pengguna dengan mitra iklannya atau menampilkan iklan berdasarkan informasi yang dikumpulkan tanpa izin.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
twitter

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top