BRTI Selidiki Teknologi yang Digunakan Advan S50 Prime

Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) masih mengkaji mengenai keberadaan gawai Advan S50 Prime yang dapat digunakan di semua jaringan operator seluler.  
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 19 Juli 2019  |  09:10 WIB
BRTI Selidiki Teknologi yang Digunakan Advan S50 Prime
Advan - techno.id

Bisnis.com,JAKARTA – Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) masih mengkaji mengenai keberadaan gawai Advan S50 Prime yang dapat digunakan di semua  jaringan operator seluler.  

Komisioner BRTI I Ketut Prihadi Kresna Mukti mengatakan pihaknya masih mempelajari gawai milik Advan Indosia tersebut. BRTI, sambungnya, sedang mencoba mencari tahu asal jalur ataurouting yang digunakan oleh perangkat tersebut.

“Kami sedang mempelajari sebenarnya koneksi terhadap internet bisa diperoleh melalui routing jaringan telekomunikasi mana? [setelah dikeatahui] kami akan lihat apakah memenui dengan ketentuan peraturan perundangan yang ada?” kata Prihadi kepada Bisnis.com, beberapa waktu lalu.

Adapun mengenai keterkaitan antara Advan s50 Prime dengan regulasi MVNO yang dialokasikan ke peraturan over-the-top, menurut Prihadi keduanya tidak memiliki hubungan.

Prihadi berpendapat bahwa regulasi mengenai MVNO dan OTT tidak berada pada satu peraturan yang sama.  

“Jadi semestinya pengaturannya pun dipisahkan,” kata Prihadi

Sebelumnya, Advan Indonesia memperkenalkan salah satu produk ponsel pintarnya yang bernama Advan s50 Prime, dengan teknologi bernama GlocalMe Inside.

Teknologi tersebut menjadikan Advan sebagai perangkat mobile hybrid. Artinya saat kuota data SIM card habis, pengguna dapat mengaktifkan GlocalMe sebagai koneksi data.

Public Relation Manager Advan, Mohamad Ilham Pratama menjelaskan GlocalMe merupakan teknologi yang hanya tertanam di Advan, untuk mengatasi kesulitan konsumen dalam mencari sinyal.

Ilham mengatakan GlocalMe bersifat hybrid dan bukan menjadi data utama. Artinya jika paket data operator dalam kondisi kurang stabil, maka pelanggan dapat mengaktifkan GlocalMe yang telah diisi paket data, untuk kemudian GlocalMe menghubungkan atau mencari sinyal terbaik di daerah tersebut.

“Maka, dengan GlocalMe yang telah diaktifkan dan memilih paket datanya, GlocalMe akan terhubung secara otomatis [atau memburu] sinyal terbaik di satu wilayah,” kata Ilham kepada Bisnis.com, Kamis (18/7/2019).

Diketahui untuk mengaktifkan GlocalMe, pelanggan harus membeli paket data yang ditawarkan dalam aplikasi. Paket data terbagi menjadi dua, yaitu paket bulanan yang terdiri dari  paket Unlimited seharga Rp 99.000 dan paket  8 GB seharga Rp50.000.

Kemudian ada juga harian dengan harga Rp 4.900 untuk 1 GB,dan Paket Harian Rp5.800 untuk 2 GB.  GlocalMe pun dapat tethering hingga ke 8 perangkat.

GlocalMe juga bisa dimanfaatkan di luar negeri Misal, pengguna s50 Prime keluar negeri, dan tinggal di luar negeri, dengan langsung mengaktifkan GlocalMe akan langsung terhubung dengan jaringan di negara tersebut.

Adapun mengenai tarifnya, meski diaktifkan di negara tujuan, tarif yang dikenakan kepada pelanggan adalah tarif lokal dari negara yang sebelumnya.

“Nantinya, GlocalMe akan langsung terkoneksi denga  jaringan di negara tersebut,” kata Ilham.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
smartphone

Editor : Wike Dita Herlinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top