Indosat M2 Kembangkan Layanan OTT Content Berbasis Aplikasi

GIG, sebuah layanan internet cepat di rumah (Fiber to the home/FTTH) milik Indosat Ooredoo yang dikelola oleh Indosoat M2, turut menjual aplikasi untuk memenuhi tuntuntan kebutuhan pelanggan.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 11 Juli 2019  |  08:08 WIB
Indosat M2 Kembangkan Layanan OTT Content Berbasis Aplikasi
Logo Indosat Ooredoo di kantor pusat PT Indosat Tbk. - Indosat

Bisnis.com, JAKARTA – GIG, sebuah layanan internet cepat di rumah (Fiber to the home/FTTH) milik Indosat Ooredoo yang dikelola oleh Indosoat M2, turut menjual aplikasi untuk memenuhi tuntuntan kebutuhan pelanggan.

Syachrial Syarief, Corporate Secretary Indosat M2 mengatakan, GIG telah bekerjas dengan layanan OTT Content berbasis aplikasi, seperti iFlix, sejak awal mereka berdiri.

Kerja sama tersebut, sambungnya, untuk menghadirkan pelayanan tambahan bagi pelanggan. Kemudian, sejalan dengan makin berkembangnya layanan OTT di pasar, ke depannya GIG juga akan bekerjasama dengan aplikasi-aplikasi OTT lainnya yang memang diminati oleh konsumen.

“Tujuan dari pegembangan penjualan aplikasi ini adalah selain untuk memberikan nilai tambah bagi pelanggan dan operator, juga sebagai bentuk program retensi bagi pelanggan,” kata Syarial kepada Bisnis .com, baru-baru ini.

Wahdy Ashari, VP Corporate Communication Indosat M2 menambahkan selain bentuk layanan tambahan kepada pelanggan, penjualan aplikasi juga bertujuan untuk menghadapi pola konsumsi masyarakat yang berubah.

Dia mengatakan saat ini pelanggan GIG berasal dari generasi milenial, yang berbeda pola konsumsinya dibandingkan dengan generasi sebelumnya.

Generasi milenial menyukai hal yang praktis karena memiliki mobilitas tinggi, sehingga mereka jarang meluangkan waktu di rumah untuk menonton tv kabel.

Wahdy mengakui bahwa penjualan aplikasi akan menggerus bisnis tv kabel secara global. Dia melihat saat ini segemn untuk tv kabel masih ada, hanya saja jumlahnya kecil, adapun untuk OTT atau aplikasi saat ini sedang naik.

“Karena itu operator harus lebih gesit untuk melihat kesempatan yang ada itu,” kata Wahdy.

GIG menyampaikan pada 2019, fokus perseroan adalah mengoptimalkan homepass yang sudah ada. Penggelaran jaringan baru dilakukan secara selektif di area-area yang memiliki potensial cukup tinggi.

Tidak hanya itu, dalam mengeruk pelanggan baru GIG menawarkan layanannya dengan harga yang transparan, jaringan fiber optik secara end-to-end dan channel-channel pilihan favorit masyarakat di Indonesia dengan kualitas tayangan High Definition.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
indosat

Editor : Wike Dita Herlinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top