Uji Coba 5G, Smartfren Gunakan Pita Frekuensi 2,8 Ghz

Direktur Utama PT Smartfren Telecom Tbk. Merza Fachys mengatakan pihaknya berencana melakukan uji coba 5G dengan menggunakan pita frekuensi 2,8 Ghz.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 22 Juni 2019  |  10:16 WIB
Uji Coba 5G, Smartfren Gunakan Pita Frekuensi 2,8 Ghz
Direktur Keuangan Smartfren Telecom Antony Susilo, Presiden Direktur Smartfren Telecom Merza Fachys, dan Sekretaris Perusahaan Smartfren Telecom James Wewengkang (dari kiri ke kanan) menyampaikan paparan publik terkait suspensi saham FREN oleh BEI, Rabu (20/2/2019). - Bisnis/Dwi Nicken Tari

Bisnis.com, JAKARTA - Direktur Utama PT Smartfren Telecom Tbk. Merza Fachys mengatakan pihaknya berencana melakukan uji coba 5G dengan menggunakan pita frekuensi 2,8 Ghz. 

Dia mengatakan pihaknya telah mendapat izin untuk melakukan uji coba dari Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) selama 1 tahun. Izin tersebut diperoleh sejak Mei 2019.

"Kita trial di Marunda, di sebuah pabrik minyak milik Sinar Mas. Kita diminta untuk memikirkan bagaimana 5G bisa mendukung industri, maka kita manfaatkan di sana," kata Merza di sela-sela acara Halfday Seminar Fintech dan Halalbihalal Mastel, Jumat (21/6/2019).

Dia mengatakan salah satu pemanfaatan 5G di pabrik adalah untuk kepertingan Internet of Things (IoT). Merza mengatakan setelah berhasil di pabrik, tidak menutup kemungkinan 5G akan digunakan untuk sektor perrambangan, agrikultur hingga pariwisata.

Merza menambahkan bahwa perangkat 5G yang akan digunakan sudah tiba di Indonesia belum lama. Merza tidak ingin tergesa-gesa menggunakan alat tersebut.

"Ketika pemerintah sudah beri kepastian lisensinya baru kita pelajari yang benar, sekarangkan masih uji coba," kata Merza.

Sebelumnya, pada Mei lalu, Smartfren mengumumkan akan memanfaatkan infrastruktur telekomunikasi milik ZTE, dalam ujii coba jaringan 5G di Indonesia.

ZTE dan Smartfren menandatangani perjanjian untuk perluasan jaringan berteknologi 4G serta uji coba jaringan 5G di Indonesia.

Perjanjian tersebut ditandatangani oleh Presiden Direktur Smartfren Merza Fachys, Presiden Komisaris Smartfren Gandi Sulistyo, Presiden Direktur ZTE Indonesia Liang Weiqi, dan Senior Vice President ZTE Mei Zhonghua di acara Indonesia - China Business Forum, Shenzhen, China beberapa waktu lalu.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
smartfren, kemenkominfo, teknologi 5G

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top