Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bebas Pilih Paket Umrah dengan Aplikasi Safar

PT Safar Anugerah Indonesia (Safar) menggandeng PT Metranet dalam merilis aplikasi online marketplace untuk perjalanan umrah.
Deandra Syarizka
Deandra Syarizka - Bisnis.com 03 Mei 2019  |  09:16 WIB
Aplikasi marketplace umrah Safar. - dok. Safar
Aplikasi marketplace umrah Safar. - dok. Safar

Bisnis.com, JAKARTA — Perusahaan teknologi perjalanan PT Safar Anugerah Indonesia (Safar) menggandeng anak perusahaan PT Telekomunikasi  Indonesia (Persero) Tbk., PT Metranet dalam merilis aplikasi online marketplace untuk perjalanan umrah.

Digital Consumer Director PT Metranet Setyo Budianto mengungkapkan, PT Metranet memiliki komitmen besar untuk mengembangan industri digital di Indonesia. Dalam kemitraan ini, Metranet berperan sebagai partner untuk pengembangan strategi pemasaran dan sosialisasi produk Safar ke berbagai calon mitra serta calon konsumen.

“Kami melihat Safar memiliki potensi growth yang cukup tinggi. Kami optimistis melalui platform digital advertising andalan kami, pendistribusian iklan digital Safar dapat menyasar ke target audiens yang tepat sesuai dengan profil Safar,” ujarnya, seperti dikutip Bisnis, Kamis (2/5/2019).

Bersama dengan PT Metranet, Safar juga akan fokus melakukan pengembangan bisnis ke depannya untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam lingkungan bisnis industri umrah yang nantinya akan meningkatkan nilai tambah ke semua pelaku bisnis di industri ini.

Berdasarkan data Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi tahun 2018, negara di Asia menempati posisi teratas dalam hal jumlah jemaah umrah. Pakistan menempati urutan pertama, disusul oleh Indonesia di urutan kedua. Berdasarkan data dari World Travel and Tourism tentang bisnis wisata Islami, bisnis umrah di Indonesia sampai tahun 2018 bisa meraup keuntungan Rp3,16 triliun. Angka ini didukung catatan Kementerian Agama Republik Indonesia tentang kenaikan jumlah jemaah umrah yang mencapai 1.100.000 orang pada 2018.

CEO Safar Andang Sentani menilai aplikasi untuk perjalanan umrah ini merupakan bentuk kontribusi perusahaan untukmembantu para calon jemaah Indonesia yang hendak merencanakan perjalanan umrah dengan lebih gampang dan aman.

“Gampang, yakni pengguna dapat mencari paket umrah melalui langkah yang mudah, serta proses pembelian yang ringkas dan cepat. Aman, karena dana dari jemaah akan tersimpan dengan aman di joint account dan hanya bisa dicairkan ketika mitra travel telah menyelesaikan tanggung jawabnya pada jemaah,” tutur Andang.

Safar berkomitmen untuk memberikan nilai tambah kepada calon jemaah dan jemaah umrah melalui tiga jenis layanannya, yaitu online marketplace sebagai penyedia ragam biro perjalanan umrah secara online, travel management system yang mengelola data ketersediaan paket umrah secara lengkap, dan travel assistance yang merupakan pendampingan kepada calon jemaah selama proses perjalanan umrah.

“Sebagai penghubung antara mitra travel umrah dengan publik, kami ingin terus menjaga kualitas dan kontrol layanan agar benar-benar menghadirkan nilai tambah dari segi kemudahan dan keamanan bagi para peminat umrah. Terlebih umrah adalah perjalanan religius sehingga kami ingin pengguna Safar bisa fokus beribadah tanpa memikirkan hal-hal teknis selama perjalanannya. Karenanya kami memiliki tiga fase pendampingan dan monitoring selama umrah,” tambah Andang.

Pada fase persiapan, Safar dan mitra travel umrah yang dipilih akan mendata kelengkapan berkas jemaah, seperti tiket, paspor, visa, dan vaksinasi. Fase keberangkatan, jemaah dapat menggunakan aplikasi Safar untuk memantau jarak dengan masjid, penginapan, dan pusat perbelanjaan. Fase kedatangan merupakan bagian terakhir dari perjalanan, Safar menyediakan opsi dokumentasi, memorabilia bahkan pencatatan alumni perjalanan untuk menjaga silaturahmi.

Makin tinggi animo masyarakat muslim untuk beribadah ke tanah suci, makin besar pula dampaknya pada kemunculan pelaku bisnis di industri ini. Terlebih pada era digital, masyarakat akan semakin terdorong untuk membandingkan biro travel yang satu dengan yang lainnya melalui internet, selain tentu masih mengandalkan testimoni atau pengalaman dari kerabat atau teman.

Proses screening mitra travel Safar dilakukan secara internal mulai dari pengecekan data di Kementerian Agama, penetapan kandidat (shortlisting) dan pendekatan langsung ke mitra potensial. Sampai saat ini, Safar sudah memiliki 11 mitra travel dan sampai akhir tahun 2019 perusahaan menargetkan untuk memiliki 50 mitra travel dari seluruh Indonesia.

“Kami menyadari industri ini sangat mengutamakan kepercayaan. Sebagai middle man, kami perlu menjaga kepercayaan dari sisi jemaah dan mitra travel. Karenanya, fokus kami saat ini adalah menjalin komunikasi personal kepada calon mitra-mitra travel dan masyarakat tentang layanan kami. Kedepan, Safar akan mengadakan roadshow ke kota-kota lain, baik dalam usaha untuk menjalin hubungan kerjasama dengan calon-calon mitra travel, dan sekaligus juga untuk memperkenalkan Safar secara langsung kepada pasar dan calon-calon jemaah,” tutup Andang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

e-commerce umrah
Editor : Demis Rizky Gosta
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top