Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mavic Pro, Drone Ringkas dari DJI

Tren penggunaan pesawat tanpa awak kendali jarak jauh (drone) untuk beragam kebutuhan semakin berkembang, termasuk untuk konsumen dengan mobilitas tinggi.
Agne Yasa
Agne Yasa - Bisnis.com 31 Maret 2017  |  17:36 WIB
Mavic Pro, Drone Ringkas dari DJI
DJI Mavic Pro - istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Tren penggunaan pesawat tanpa awak kendali jarak jauh (drone) untuk beragam kebutuhan semakin berkembang, termasuk untuk konsumen dengan mobilitas tinggi.

Untuk profesional dan penggemar drone, memilih produk yang ringkas dan berkualitas menjadi salah satu pertimbangan. Produk drone yang bisa dilipat juga semakin berkembang, seperti DJI Mavic Pro, asal pabrikasi China. 

DJI Mavic Pro memiliki ukuran kecil dan lengannya dapat dilipat sehingga ringkas untuk dibawa. DJI Mavic Pro tidak memiliki remote dengan layar yang terpasang tetap. Ini membuat penggunanya harus melekatkan ponsel pintarnya sebagai tambahan, sistem menu juga memudahkan bagi pengguna pemula.

"Mavic Pro cocok untuk orang dengan mobilitas tinggi, karena dirancang untuk bisa dilipat dan mudah dibawa," ujar David, Store Manager DJI Authorized Retail Store (ARS) Mall Taman Anggrek.

Meskipun ukurannya mungil, Mavic Pro sarat dengan fitur yang baik. Sensor visual dan bunyi membuatnya bisa menghindari hanbatan dan menjaga kestabilan, bahkan di dalam ruangan. DJI Mavic Pro memiliki kemampuan terbang hingga 27 menit, dengan berat sekitar 2 pon, drone ini memiliki jangkauan hingga 7 km dan mencapai kecepatan 40 mph (64 kph).

Mavic Pro dilengkapi dengan kamera terintegrasi yang mampu merekam video 4K atau 1080p dan dapat menjepret foto dengan ukuran 12 megapiksel. Tidak hanya itu, kamera bisa dibalik 90° untuk gambar berorientasi portrait, seperti yang dilakukan dengan ponsel pintar.

Kamera tersebut ditempatkan pada gimbal 3-axis untuk meredam goyangan. Kamera 4K ini menggunakan teknologi inti yang ditemukan di semua kamera DJI, ini dilengkapi dengan sensor gambar CMOS 1 / 2.3 inci, umumnya ditemukan di kamera olahraga profesional dan pencitraan udara.

Sistem presisisi pendaratan yang dimiliki DJI Mavic Pro juga menggunakan informasi video dan GPS untuk memandu dan mendarat tidak jauh dari titik keberangkatan. Dari sisi harga, DJI Mavic Pro dijual Rp14,9 juta di pasaran Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Drone pesawat tanpa awak
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

back to top To top