Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Nilai Akuisisi Altera oleh Intel capai US$15 Miliar

Proses akuisisi Intel Corp terhadap produsen chip asal AS, Altera Corp dengan nilai akuisisi senilai US$15 miliar diperkirakan akan diumumkan pada akhir pekan depan.
Ardhanareswari AHP
Ardhanareswari AHP - Bisnis.com 29 Mei 2015  |  19:28 WIB
Nilai Akuisisi Altera oleh Intel capai US$15 Miliar
Logo Intel Cor - valuewalk.com

Bisnis.com, JAKARTA - Proses akuisisi Intel Corp terhadap produsen chip asal AS, Altera Corp dengan nilai akuisisi senilai US$15 miliar diperkirakan akan diumumkan pada akhir pekan depan.
 
Seperti dilansir dari New York Post Jumat (29/5), kesepakatan harga per saham mencapai US$54. Angka itu lebih tinggi 15% dibandingkan dengan harga penutupan saham Altera pada transaksi Kamis yakni US$46,97.

"Kesepakatan sepertinya akan dicapai pada akhir pekan depan," kata sumber surat kabar tersebut.

Namun, sumber itu tidak menutup kemungkinan bahwa akuisisi itu masih bisa terhambat.

Intel sempat menawar saham ‎Altera senilai US$54 per lembar pada April, tetapi hal itu ditolak oleh Altera. Namun demikian, hingga kini kedua perseroan belum dapat dimintai tanggapannya terkait akuisisi tersebut.

Analis menilai transaksi Intel-Altera akan menjadi akuisisi terbesar kedua tahun ini.‎ Aksi korporasi ini hanya beberapa hari berselang dari akuisisi terbesar di industri pembuatan chip yang dilakukan oleh Avago Technologies Ltd.

Pada Kamis (27/8) Avago resmi membeli Broadcom Corp seharga US$37 miliar.‎ Penggabungan usaha itu membuat keduanya menjadi salah satu pemain terbesar di industri produsen chip.

Dalam transaksi itu, Avago menggelontorkan US$17 miliar uang tunai pada Broadcom serta saham senilai US$20 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

intel corp

Sumber : Reuters

Editor : Yusran Yunus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top