Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Selamat Tinggal Ponsel 2G

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bakal merilis peraturan menteri terkait izin penjualan telepon seluler (Ponsel) 2G.
Thomas Mola
Thomas Mola - Bisnis.com 27 Maret 2015  |  15:07 WIB
Selamat Tinggal Ponsel 2G
Ilustrasi - Google

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bakal merilis peraturan menteri terkait izin penjualan telepon seluler (ponsel) 2G.

Dirjen Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Kemkominfo Muhammad Budi Setiawan mengatakan penetrasi ponsel pintar masih minim sehingga kehadiran regulasi bakal meningkatkan penggunaan ponsel pintar.

“Untuk mendorong penggunaan smartphone, kita sedang siapkan Peraturan Menteri (Permen). Kita tak akan izinkan lagi ponsel dijual hanya 2G, harus bisa juga mendukung 3G dan 4G," ujarnya dalam siaran pers yang diterima Bisnis, Jumat (27/3/2015).

Budi menjelaskan aturan itu bertujuan mendorong vendor ponsel untuk mengeluarkan ponsel multi teknologi, tidak hanya berbasis 2G tapi juga 3G dan bahkan 4G.

“Hal ini sekaligus untuk mempersiapkan Indonesia ke arah ekonomi digital,” jelasnya.

Dia menjelaskan hingga sejauh ini terdapat 70% pengguna seluler masih 2G, sedangkan 3G hanya 25% dan sisanya sebanyak 5% bermigrasi ke 4G.

“Itu persentase dari total pelanggan operator,” jelasnya.

Budi menambahkan, aturan yang akan dikeluarkan tersebut sudah disepakati oleh para operator. Pasalnya, jika smartphone yang terjangkau akan mampu mempercepat ekosistem digital.

Adapun, tingkat mature pasar 4G belum akan terjadi dalam waktu dekat, kemungkinan akan berlangsung dua sampai tiga tahun ke depan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

smartphone ponsel kominfo 2g
Editor : Bambang Supriyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top