Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Migrasi CDMA-GSM: Indosat Berharap Bisa Pertahankan Nomor StarOne

Indosat berharap tetap bisa mempertahankan nomor pelanggan StarOne saat melakukan migrasi dari teknologi code division multiple access (CDMA) ke global system for mobile communication (GSM).
Rezza Aji Pratama
Rezza Aji Pratama - Bisnis.com 21 April 2014  |  22:34 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA -- Indosat berharap tetap bisa mempertahankan nomor pelanggan StarOne saat melakukan migrasi dari teknologi code division multiple access (CDMA) ke global system for mobile communication (GSM).

Presiden Direktur dan CEO Indosat Alexander Rusli mengatakan teknologi CDMA saat ini memang sudah tidak berkembang.

Perusahaan juga berencana melakukan migrasi pelanggan StarOne ke GSM secepat mungkin. Namun, rencana ini belum bisa dilaksanakan karena harus menunggu lisensi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika.

"Setelah izin keluar kami akan langsung menggelar teknologi EGSM," ujarnya, Senin (21/4).

Teknologi extended-GSM (E-GSM) merupakan inovasi untuk menggunakan frekuensi di bawah 900 MHz yang selama ini dipakai CDMA untuk layanan GSM.

StarOne saat ini menempati 5 MHz di 850 MHz.

Selain Indosat, Telkomsel juga sedang melakukan uji coba E-GSM agar bisa menggunakan frekuensi Flexi.

Menurut Alex, pelanggan StarOne saat ini mencapai 100.000. Pelanggan ini memang tidak menunjukkan perkembangan.

Kendati demikian, average revenue per user pelanggan StarOne diklaim lebih tinggi dari ARPU rata-rata.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

indosat
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top