FILTER ROKOK: Hati-hati Mengandung Darah Babi

Ismail Fahmi
Rabu, 26 Juni 2013 | 15:05 WIB
Bagikan

BISNIS.COM, BANJARMASIN--Ketua Komisi Nasional Pengendalian Tembakau (Komnas PT) Hakim Sarimuda Pohan mengungkapkan bahwa dalam filter rokok yang banyak digunakan di Indonesia terkandung bahan yang berasal dari darah babi.

"Hemoglobin atau protein darah babi yang digunakan sebagai filter rokok maksudnya untuk memblok racun kimia sebelum masuk ke dalam paru-paru perokok," ujarnya saat menjadi pembicara dalam dialog bahaya merokok bagi kehidupan berbangsa di Balaikota Banjarmasin, Rabu (26/6)

Ia meyakini bahwa filter yang digunakan untuk rokok diproduksi di Indonesia tersebut mengandung darah babi, pasalnya filter rokok belum ada diproduksi di Indonesia, semuanya impor, sementara filter impor menggunakan darah babi.

Menurutnya, semua itu diketahui setelah adanya pernyataan yang diungkapkan ahli Australia atau Profesor Kesehatan Masyarakat dari University of Sydney, Simon Chapman.

Profesor di Australia memperingatkan kelompok agama tertentu terkait dugaan adanya kandungan sel darah babi pada filter rokok. Profesor Simon Chapman menyatakan, peneliti dari Eindhoven, Belanda, Christien Meindertsma, dan mengungkap, 185 produsen rokok di negara itu menggunakan hemoglobin babi sebagai bahan pembuat filter rokok.

Hakim mengingatkan  sudah selayaknya umat Muslim yang mayoritas penduduk Indonesia ini menjauhi barang yang nyata-nyata dilarang agama tersebut.

Bukan hanya kaum Muslim, tetapi kaum Yahudi juga melarang pemanfaatan babi untuk keperluan seperti itu, tambahnya dalam dialog dalam rangkaian sosialisasi peraturan daerah (Perda) yang melarang merokok di tempat tertentu. (Antara)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Penulis : Ismail Fahmi
Editor : Ismail Fahmi
Sumber : Newswire
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper