OPEN SOURCE: Microsoft Bidik Pengembang & Start Up Lokal

BISNIS.COM, JAKARTA--Microsoft kembali  membidik pengembang dan start up lokal melalui layanan open source dan open standard perusahaan. Layanan ini memungkinkan pengembang dan start up lokal memanfaatkan platform dari Microsoft untuk membangun
Febrany D. A. Putri
Febrany D. A. Putri - Bisnis.com 22 Maret 2013  |  11:06 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA--Microsoft kembali  membidik pengembang dan start up lokal melalui layanan open source dan open standard perusahaan. Layanan ini memungkinkan pengembang dan start up lokal memanfaatkan platform dari Microsoft untuk membangun bisnis mereka.

Layanan open source dan open standard dari Microsoft ini merupakan lini bisnis dari Microsoft Open Technologies. Senior Director Open Source Communities Microsoft Open Technologies Gianugo Rabellino mengatakan, pada tahun ini Microsoft akan semakin agresif mempromosikan layanan dan merangkul komunitas open source di seluruh dunia.

"Saat ini Microsoft bukan lagi hanya sebagai perusahaan penyedia platform tetapi juga membuka layanan untuk pengembangan antarplatform. Intinya menjembatani teknologi non-Microsoft ke teknologi Microsoft dan sebaliknya," kata Gianugo pada Kamis malam, (21/3/2013).

Microsoft Open Technologies merupakan anak perusahaan Microsoft yang dibangun pada tahun lalu. Adapun, sebelumnya Microsoft dikenal tertutup terhadap platform lainnya. Layanan ini di antaranya menjembatani kode atau bahasa pemograman lintas platform, dan pengembangan peranti lunak dan aplikasi.

Sebagai contoh, meskipun saat ini Microsoft menjadikan HTML5 sebagai model pemograman pada Windows 8, Internet Explorer 9 dan 10, tapi perusahaan juga membuka jalan dan kerja sama dengan komunitas open source yang menggunakan PHP, Apache, dan Linux. Microsoft juga mendukung pengembangan PHP, node.js, dan Java dengan platform Azure.

Gianugo memaparkan, perubahan bisnis Microsoft ini didasari munculnya kesadaran bahwa pada era ini, Microsoft tak bisa lagi bermain sendiri. Konsumen menginginkan keterbukaan dan kemungkinan komunikasi lintas platform.

Platorm dan infrastruktur Microsoft saat ini tersedia sebagai layanan berbasis komputasi awan (cloud) yakni Windows Azure. Layanan ini diklaim dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna, atau cloud on your terms.

Windows Azure merupakan salah satu layanan yang telah menggunakan tool open source Microsoft, sehingga pengembang dapat memilih sendiri bahasa, tool, dan framework yang mereka gunakan. (if)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
microsoft, open source, gianugo rabellino

Editor : Others

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top