TELEVISI BERBAYAR: Pangsa Pasar Masih Luas

JAKARTA--Direktur Utama PT. MNC Sky Vision Tbk., Rudy Tanoesudibjo mengatakan pasar televisi berbayar di Indonesia masih luas. Saat ini jumlah pelanggan televisi berbayar di Indonesia berjumlah 2,4 juta dengan penetrasi 6,6%.
News Editor | 20 Desember 2012 17:59 WIB

JAKARTA--Direktur Utama PT. MNC Sky Vision Tbk., Rudy Tanoesudibjo mengatakan pasar televisi berbayar di Indonesia masih luas. Saat ini jumlah pelanggan televisi berbayar di Indonesia berjumlah 2,4 juta dengan penetrasi 6,6%.

Pada 2013, Rudy memproyeksikan, jumlah pelanggan akan meningkat hingga 3,1 juta dengan penetrasi 8,7%, hingga pada 2020, jumlah pelanggan diperkirakan mencapai 7,7 juta dengan penetrasi 19%.

"Saat ini, jumlah rumah tangga yang mampu berlangganan televisi berbayar 17 juta hingga 18 juta, padahal pelanggannya baru 2,3 juta," ujar Rudy di sela-sela acara Media Gathering Indovision for Indonesia, Kamis (20/12).

Sementara itu, Rudy menuturkan jika dilihat dari CAGR [Compound Annual Growth Rate] 2011 hingga 2016, Indonesia diperkirakan akan mengalami pertumbuhan pelanggan yang paling tinggi di Asia Pasifik yakni 26,7%.

PT MNC Sky Vision Tbk. membawahi tiga anak perusahaan televisi berbayar yakni Indovision, Top TV, dan OKeVision. Rudy optimistis hingga akhir 2012, pelanggan mereka akan mencapai 1,7 juta atau bertambah sekitar 550.000 pelanggan sepanjang 2012.

Adapun hingga 31 November 2012, MNC Sky Vision mencatat pertumbuhan pelanggan aktif yang hingga 31 November 2012 mencapai 1,67 juta, atau tumbuh sebesar 47% dari 1,13 juta pelanggan pada periode yang sama tahun lalu.

Terkait strategi untuk mempertahankan posisi di tengah persaingan televisi berbayar di Indonesia, Rudy mengatakan akan semakin fokus menambah dan mempertahankan pelanggan. Selain itu, strategi lainnya adalah melakukan diferensiasi melalui penambahan sekitar 20 saluran baru pada 2013 serta terus mengedukasi pangsa pasar televisi berbayar di Indonesia.

Saat ini, MNC Sky Vision memiliki 116 saluran, dengan kategori terbanyak yakni saluran hiburan sebanyak 25 saluran, gaya hidup 14 saluran, sinema 13 saluran, dan anak-anak 10 saluran. Selain itu, terdapat 11 saluran free to air (FTA) internasional dan 12 FTA lokal. Untuk saluran eksklusif, MNC Sky Vision memiliki 26 saluran. (if) 

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Febriany D.A. Putri

Editor : Wan Ulfa Nur Zuhra

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup