Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Twitter Kemenkeu Kena Hack, Ini 4 Tips Pulihkan Akun

Jika tanda-tanda ini terjadi pada akun Twitter, lakukan 4 tips ini agar akun Anda tetap aman.
Ika Fatma Ramadhansari
Ika Fatma Ramadhansari - Bisnis.com 23 Februari 2021  |  11:41 WIB
Ilustrasi Aplikasi Twitter
Ilustrasi Aplikasi Twitter

Bisnis.com, JAKARTA – Akun resmi Kementerian Keuangan (@KemenkeuRI) yang telah bercentang biru pada Senin (23/2/2021) sempat diretas atau kena hack. Namun, akun tersebut kemudian kembali pulih di hari yang sama.

Pertasan ini kemudian menimbulkan pertanyaan warganet, apakah semudah itu untuk membajak sebuah akun Twitter milik pemerintah yang sudah centang biru?

Setelah peretasan akun @KemenkeuRI, Twitter Indonesia pun kemudian memberikan peringatan terkait insiden tersebut.

"Perhatian. Twitter tidak pernah menghubungi ataupun meminta pengguna membagikan data dalam bentuk apapun melalui Direct Message. Twitter juga hanya mengirim email dari @twitter.com atau @e.twitter.com," kicau Twitter dikutip pada Selasa (23/2/2021).

Dikutip pada pusat bantuan Twitter, terdapat beberapa tanda akun Anda disalahgunakan, diantaranya terdapat tweet yang tidak wajar, melihat direct message yang tidak diinginkan terkirim dari akun Anda.

Selain itu menemukan aktivitas akun yang tidak dilakukan atau setujui misal mengikuti, berhenti mengikuti, atau bahkan memblokir suatu akun. Tanda lain adalah menerima notifikasi dari Twitter yang menyatakan akun Anda mungkin disalahgunakan atau informasi akun telah diubah dan Anda tidak mengubahnya.

Kecurigaan juga seharusnya muncul saat Anda mengalami penolakan kata sandi dan diminta untuk mengatur ulang kata sandi.

Jika tanda-tanda ini terjadi pada akun Twitter, lakukan 4 tips ini agar akun Anda tetap aman: 

1. Ubah Kata Sandi
Segera ubah kata sandi dari tab kata sandi di pengaturan atau klik minta pengaturan ulang kata sandi dari halaman keluar. Pilih kata sandi kuat yang belum pernah digunakan. Jika Anda tidak dapat masuk, akun Anda mungkin telah diretas.

2. Pastikan Alamat E-mail Aman
Pastikan alamat email yang dikaitkan dengan akun Anda aman dan hanya dapat diakses oleh Anda. Anda dapat mengubah alamat email dari aplikasi Twitter atau dengan masuk ke twitter.com dan membuka tab pengaturan Akun.

3. Cabut Koneksi ke Aplikasi Pihak Ketiga
Saat masuk, buka Aplikasi di pengaturan Anda. Cabut akses untuk aplikasi pihak ketiga yang tidak dikenal.

4. Perbarui Kata Sandi di Aplikasi Pihak Ketiga Tepercaya
Jika aplikasi eksternal tepercaya menggunakan kata sandi Twitter Anda, pastikan untuk memperbarui kata sandi di aplikasi tersebut. Atau, Anda mungkin terkunci sementara dari akun Anda karena percobaan masuk yang gagal.

Sementara itu, jika akun telah diretas dan Anda tidak lagi dapat masuk atau log-in dengan nama pengguna dan kata sandi Anda, lakukan langkah ini:

1. Minta Pengaturan Ulang Kata Sandi
Atur ulang kata sandi dengan meminta email dari formulir pengaturan ulang kata sandi. Coba masukkan nama pengguna dan alamat email Anda, serta pastikan periksa email pengaturan ulang di alamat email yang terkait dengan akun Twitter Anda.

Jika Anda dapat masuk setelah pengaturan ulang kata sandi, periksa akun apakah disalahgunakan dan atur ulang keamanan akun. Misalnya dengan menggunakan autentikasi dua faktor.

2. Hubungi Bantuan Jika Anda Masih Memerlukan Panduan
Jika Anda masih tidak bisa masuk, hubungi Twitter dengan mengirim permintaan dukungan. Pilih "Akun yang diretas" dari daftar pilihan. Gunakan alamat email yang Anda kaitkan dengan akun Twitter yang diretas, kemudian Twitter akan mengirimkan informasi dan instruksi tambahan ke alamat email tersebut. Sertakan nama pengguna dan tanggal terakhir Anda mengakses akun.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

twitter hacker kemenkeu
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top