Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kominfo Minta Klarifikasi Pengelola Platform KreditPlus

Chairman Lembaga Riset Keamanan Siber Communication and Information System Security Research Center (CISSReC) Pratama Persadha mengatakan data KreditPlus sudah diunggah oleh anggota raidforums dengan nama ShinyHunters pada 16 Juli 2020.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 04 Agustus 2020  |  18:55 WIB
Ilustrasi - youtube
Ilustrasi - youtube

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) turut angkat bicara atas kasus kebocoran data yang dialami PT Finansial Multi Finance (KreditPlus) yang diduga sebanyak 819.976 data pelanggan dijual di RaidForums.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Semuel Abrijani Pangerapan menyatakan bahwa pemerintah telah meminta klarifikasi dan laporan dari pengelola platform digital KreditPlus atas dugaan data breach yang mengakibatkan kebocoran data nasabah; sekaligus mengambil langkah yang diperlukan untuk menjamin keamanan data pengguna.

"Kami sudah bersurat ke Kreditplus untuk mengklarifikasi hal itu sekaligus melaporkan ke Kominfo terkait isu kebocoran ini," katanya, Selasa (4/8).

Menurutnya, sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE), KreditPlus memiliki kewajiban memenuhi Standar Pelindungan Data Pribadi yang dimuat dalam Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik, serta Peraturan Menteri Kominfo Nomor 20 Tahun 2016 tentang Perlindungan Data Pribadi dalam Sistem Elektronik.

Semuel pun mengimbau masyarakat tetap menjaga keamanan akun masing-masing.

"Masyarakat sebaiknya rutin mengganti password dan tidak mudah percaya dengan pihak lain yang meminta password maupun kode OTP," tandasnya.

Sebelumnya, Chairman Lembaga Riset Keamanan Siber Communication and Information System Security Research Center (CISSReC) Pratama Persadha mengatakan bahwa data KreditPlus sudah diunggah oleh anggota raidforums dengan nama ShinyHunters pada 16 Juli 2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perlindungan konsumen perlindungan data pribadi
Editor : David Eka Issetiabudi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top