Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Pengemudi ojek daring atau ojek online (Ojol) mengantar penumpang melintas di kawasan Monumen Nasional, Jakarta, Rabu (12/6/2019). - Bisnis/Triawanda Tirta Aditya
Premium

Siapkan Strategi Pacu Pertumbuhan Startup Indonesia

11 Februari 2020 | 17:34 WIB
Tingkat likuiditas startup Indonesia dinilai belum sebanding dengan besarnya aliran investasi yang masuk.

Bisnis.com, JAKARTA — Sebagai salah satu negara tujuan investasi bagi startup, aliran dana yang masuk ke perusahaan rintisan di Indonesia ternyata mengalami penurunan sebesar 41 persen pada 2019.

Berdasarkan laporan Cento Ventures berjudul Southeast Asia Tech Investment in 2019, nilai investasi yang diraih startup Indonesia mencapai US$2,3 miliar pada akhir tahun lalu. Angka ini lebih rendah dibandingkan pencapaian 2018, yang sebesar US$3,9 miliar.

Meski demikian, jumlah kesepakatan antara startup Indonesia dengan investor naik dari 104 menjadi 131 kesepakatan.

Pelaku usaha rintisan dan Pemerintah Indonesia juga harus segera mencari strategi jitu untuk meningkatkan rasio likuiditas terhadap investasi yang lebih rendah dibandingkan dengan negara lain di Asia Tenggara.

Karyawan beraktivitas di dekat logo Tokopedia di Jakarta, Selasa (28/1)./Bisnis-Himawan L. Nugraha

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top