Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

XL Ingin Pastikan Layanan Data Lancar Selepas Nyepi di Bali

PT XL Axiata Tbk. terus berkomunikasi dengan pemerintah tentang rencana penghentian layanan data di Bali selama Hari Raya Nyepi. XL ingin memastikan layanan data XL bisa langsung normal selepas Nyepi.
Duwi Setiya Ariyanti
Duwi Setiya Ariyanti - Bisnis.com 15 Maret 2018  |  11:58 WIB
XL Ingin Pastikan Layanan Data Lancar Selepas Nyepi di Bali
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — PT XL Axiata Tbk. terus berkomunikasi dengan pemerintah tentang rencana penghentian layanan data di Bali selama Hari Raya Nyepi. XL ingin memastikan layanan data XL bisa langsung normal selepas Nyepi.

Head External Communication XL Axiata Henry Wijayanto menuturkan secara prinsip, pihaknya pun mengikuti arahan kementerian untuk menghomati perayaan Nyepi dengan menonaktifkan internet. 

"Secara prinsip XL Axiata akan mengikuti arahan pemerintah/Kemenkominfo," kata Henry. 

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan pemerintah membebaskan operator telekomunikasi mengambil keputusan sesuai dengan kebutuhan pelanggannya di Bali.

"Kami akan kembalikan seruan itu kepada operator, kalau mau dimatikan ya silakan, kalau tidak ya tidak apa-apa. Tetapi yang jelas daerah objek vital seperti rumah sakit yang membutuhkan internet tidak boleh dimatikan," tuturnya, Rabu (14/3).

Penghentian layanan internet di Bali diusulkan oleh majelis keagamaan dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) daerah setempat.

"Ini baru pertama kali terjadi. Biasanya kan yang dimatikan itu hanya televisi dan radio saja. Ini baru pertama kali Internet juga minta dimatikan," katanya.

Untuk kesiapan secara teknis, Henry menyebut masih melakukan komunikasi dengan pemerintah guna menjamin kelancaran pelayanan data selepas Nyepi. Hal itu menjadi penting karena terdapat sekira 2,5 juta pelanggan XL di Bali dengan 1,5 juta di antaranya merupakan pelanggan data. 

"Jumlah pelanggan data lebih dari 1,5 juta pelanggan dari total pelanggan lebih dari 2,5 juta di Bali," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

seluler
Editor : Demis Rizky Gosta
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

back to top To top