Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tower Bersama Realisasikan 70% Target 2017

PT Tower Bersama InfrastruPT Tower Bersama Infrastructure Tbk . (TBIG) mencatat telah merealisasikan 70% target 2017.cture Tbk . (TBIG) mencatat telah merealisasikan 70% target 2017.
Anggara Pernando
Anggara Pernando - Bisnis.com 28 Juli 2017  |  07:36 WIB
PT Tower Bersama Infrastructure Tbk - Istimewa
PT Tower Bersama Infrastructure Tbk - Istimewa

Bisnis.com, SEMARANG -- PT Tower Bersama Infrastructure Tbk . (TBIG) mencatat telah merealisasikan 70% target 2017.

Presiden Direktur PT Tower Bersama Infrastructure Tbk . (TBIG) Herman Setya Budi mengatakan, TBIG sendiri tahun ini menargetkan akan mengucurkan modal kerja sebesar Rp2 triliun-Rp2,5 triliun. Dana ini akan digunakan untuk menambah 1.250 tower baru dan 1.250 kolokasi. Saat ini perusahaan memiliki 13.000 menara dan 22.000-23.000 tenansi.

“Sekarang 70% dari target sudah tercapai. Tahun ini juga merupakan pertumbuhan menara kami secara organik terbesar,” kata Herman di Semarang, Kamis (27/7/2017).

Meski tahun ini pertumbuhan organik sangat kuat, Herman mengatakan pihaknya juga sangat terbuka untuk pertumbuhan anorganik. Dia mengatakan ekspansi akan dilakukan sepanjang akuisi memberikan nilai tambah akan bisnis TBIG.

“Soal pendanaan kami siap, karena dalam bisnis ini [penyewaan menara] bukan uang masalah utamanya,” katanya.

Lebih lanjut, dia mengatakan, saat ini 82%-85% dari penyewa TBIG berasal dari tiga operator utama yakni Telkomsel, Indosat dan XL. Sedangan sisanya tersebar di Tree, smartfren dan Internux yang dikenal dengan produk Bolt.

Sementara itu dalam laporannya kepada Otoritas jasa Keuangan, Chief Financial Officer TBIG Helmy Yusman Santoso mengatakan sepanjang semester I/2017 pihaknya telah merealisasikan pembelian kembali saham TBIG sejumlah 9,5 juta lembar saham. Jumlah ini setara 4,06% dari target yang ditetapkan akan dibeli kembali oleh RUPS.

Dalam pembelian ini perusahaan mengucurkan Rp47,7 miliar dengan rata-rata pembelian Rp4.983 perlembar sahamnya. Dengan realiassi ini maka TBIG telah melakukan pembelian kembali sebanyak 32,12% dari target yang ditetapkan oleh RUPS. Perusahaan sendiri masih memiliki pencadangan Rp1,09 triliun untuk program pembelian kembali ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tower bersama
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top