Telkomsat Fokus Perkuat Konektivitas Internet di Wilayah Indonesia Timur

Leo Dwi Jatmiko
Minggu, 19 April 2026 | 21:20 WIB
PNS melakukan rapat online melalui aplikasi zoom menggunakan konektivitas satelit
PNS melakukan rapat online melalui aplikasi zoom menggunakan konektivitas satelit
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerataan akses komunikasi dan internet di kawasan timur Indonesia masih menyisakan tantangan besar di tengah percepatan transformasi digital nasional. Infrastruktur konektivitas berbasis satelit masih menjadi salah satu opsi yang mengambil peran penting dalam menyelesaikan masalah ini.

Kondisi geografis yang didominasi pegunungan, hutan lebat, serta gugusan pulau yang tersebar menjadi faktor utama penghambat perluasan infrastruktur fisik di wilayah tersebut.

Keterbatasan infrastruktur terestrial, seperti jaringan serat optik maupun menara pemancar (BTS), memicu munculnya titik-titik blank spot. Kondisi ini berimplikasi langsung pada terbatasnya akses masyarakat terhadap arus informasi, layanan publik, hingga partisipasi dalam aktivitas ekonomi digital yang kini menjadi motor pertumbuhan nasional.

Direktur Komersial Telkomsat, Andri Yunianto, berpendapat akses internet bukan sekadar fasilitas komunikasi, melainkan pembuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat lokal. Hal ini mencakup percepatan digitalisasi UMKM daerah serta perluasan akses terhadap pasar yang lebih luas.

Langkah penguatan konektivitas di wilayah Indonesia Timur dipandang sangat penting agar manfaat ekonomi digital dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.

Sejalan dengan agenda pemerintah untuk membangun dari pinggiran, sinergi antara teknologi satelit dan komitmen investasi infrastruktur diharapkan mampu mengikis kesenjangan dan meningkatkan kualitas hidup di wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal) secara jangka panjang.

“Ke depan, pengembangan infrastruktur dan layanan konektivitas di wilayah strategis Indonesia, khususnya kawasan timur, perlu terus diperkuat sebagai bagian dari percepatan transformasi digital nasional yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Andri dikutip, Minggu (19/4/2026).

Teknologi satelit dinilai sebagai solusi paling strategis guna menjangkau wilayah yang tidak mampu dilayani secara optimal oleh infrastruktur kabel atau seluler konvensional. Sebagai negara kepulauan, Indonesia membutuhkan moda konektivitas yang fleksibel tanpa harus bergantung sepenuhnya pada pembangunan fisik darat yang kompleks.

Satelit memainkan peran vital sebagai tulang punggung (backbone) komunikasi di pelosok. Kehadirannya memberikan dukungan nyata bagi berbagai pilar strategis. Pada sektor pendidikan misalnya, konektivitas satelit membantu membuka gerbang pembelajaran digital bagi sekolah-sekolah di pedalaman yang sebelumnya terisolasi.

Di sektor kesehatan, teknologi ini menopang layanan telemedicine yang memungkinkan masyarakat di wilayah terpencil berkonsultasi dengan dokter spesialis di kota besar. Sementara bagi pemerintah daerah, jaringan yang andal memperkuat implementasi layanan publik berbasis digital agar lebih transparan dan efisien.

Merujuk data terbaru dari survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2025, angka penetrasi internet nasional memang telah menyentuh 80,66%. Namun, statistik tersebut belum mencerminkan pemerataan secara regional. Di kawasan Maluku dan Papua, tingkat penetrasi baru berada di level 69,26%.

Disparitas ini memperlihatkan kesenjangan digital masih menjadi pekerjaan rumah krusial bagi pemerintah dan pelaku industri telekomunikasi. Terutama bagi wilayah dengan karakteristik medan yang menantang, pembangunan kabel darat sering kali tidak efisien secara waktu maupun biaya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Add Bisnis.com as a preferred source on Google
Penulis : Leo Dwi Jatmiko
Editor : Leo Dwi Jatmiko
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami