Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sempat PHK Karyawan, Kini Startup Pahamify Pamit?

Startup Pahamify mengunggah postingan di Instagram bahwa mereka pamit, beberapa waktu usai melakukan PHK karyawan.
Khadijah Shahnaz
Khadijah Shahnaz - Bisnis.com 28 Juni 2022  |  20:08 WIB
Sempat PHK Karyawan, Kini Startup Pahamify Pamit?
Sempat PHK Karyawan, Kini Startup Pahamify Pamit? - Dice Insights

Bisnis.com, JAKARTA - Pahamify, startup edutech, mengumumkan pamit melalui akun Instagramnya, beberapa waktu setelah melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawannya.

Berdasarkan laman instagramnya @Pahamify mengatakan pada tanggal 23 Juni 2022 merupakan saat- saat menegangkan untuk Pahamify. Sebagai informasi Pahamify fokus sebagai aplikasi belajar untuk UTBK dan SBMPTN.

Adapun, 23 Juni yang dimaksud merupakan tanggal pengumuman SBMPTN. Pahamify menjelaskan setelah tanggal tersebut, tugas mereka sudah selesai.

"Tidak banyak yang bisa sampaikan lagi selain ucapan terima kasih dan juga maaf atas segala kekurangan mipi untuk Pahamifren hingga tahun 2022 ini," ujar Pahamify di laman resmi Instagram-nya, dikutip Selasa (28/6/2022).

Adapun, Pahamify menginformasikan untuk yang sudah berlangganan untuk tetap tenang dikarenakan aplikasi Pahmify akan tetap beroperasi sampai batas waktu yang belum ditentukan.

"Semua pengguna akan diinfokan lebih lanjut,ya!" jelas Pahamify.

Sebelumnya, CEO Pahamify Syarif Rousyan Fikri mengatakan PHK ini salah satu bentuk dari adaptasi dalam kondisi makro ekonomi yang terjadi saat ini, Pahamify melakukan ini agar dapat mewujudkan visi jangka panjang dalam menghadirkan kegembiraan belajar yang otentik bagi siswa Indonesia.

Syarif juga menjelaskan PHK ini juga didasari dari evaluasi bisnis. Pahamify telah memutuskan untuk mengoptimalkan proses bisnis yang mengharuskan untuk berpisah dengan beberapa karyawan- karyawan yang luar biasa.

Jumlah karyawan yang terpengaruh lebih sedikit daripada yang dirumorkan . Kami juga mematuhi peraturan Indonesia dalam memenuhi hak dan kewajiban karyawan kami," ujar Syarif kepada Bisnis.com, Senin (6/6/2022).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

phk StartUp
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top