Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

East Ventures Buka Alasan Suntik Rp22 Miliar Ke Statup McEasy

East Ventures menjelaskan alasannya menyuntikkan dana Rp22 miliar ke startup McEasy.
Khadijah Shahnaz
Khadijah Shahnaz - Bisnis.com 21 Mei 2022  |  12:56 WIB
East Ventures Buka Alasan Suntik Rp22 Miliar Ke Statup McEasy
east ventures logo

Bisnis.com, JAKARTA - East Ventures menjelaskan beberapa keuntungan dalam investadi di segmen logistik, tepatnya McEasy. Startup yang berfokuskan pada teknologi untuk logistik ini mendapatkan pendanaan awal senilai Rp22 miliar atau US$1,5 juta dari East Ventures.

Operating Partner East Ventures David Fernando Audy mengatakan sebagai perusahaan venture capital, East Ventures telah memberikan investasi dan berbagai dukungan di sektor logistik, salah satunya kepada McEasy.

East Ventures menilai McEasy menjadi solusi di segmen logistik dengan mendigitalisasi aktivitas armada transportasi sehingga semua proses dan indikator penting bisa dimonitor dan dievaluasi, di mana adanya transpransi logistik.

Di mana berdasarkan digital Competitiveness Index 2022 milik East Venterus, diperkirakan sekitar 90 persen pencocokan logistik masih dilakukan manual dengan proses verifikasi yang lamban sehingga minim transparansi dan ketertelusuran.

David mengatakan dengan adanya sistem teknologi dari McEasy, konsumen dapat mengetahui secara real-time apa yang terjadi di setiap langkah rantai pasok, seperti mengetahui lokasi armada logistik secara akurat, kepatuhan supir armada hingga jenis muatan.

"Informasi ini berguna untuk meningkatkan produktivitas, akuntabilitas hingga manajemen keselamatan di jalan,” ungkap David.

Adapun, baru baru ini East Ventures akan mengalokasikan US$150 juta atau senilai Rp2,2 triliun untuk investasi startup tahap pendanaan awal atau early stage.

Sebelumnya, East Ventures mengalokasikan dana investasi hingga US$550 juta atau setara dengan Rp8 triliun untuk pendanaan tahap awal dan lanjutan.

Dana tersebut dibagi menjadi dua yaitu, US$150 juta atau senilai Rp2,2 triliun untuk investasi startup tahap awal dan US$400 juta atau setara Rp5,8 triliun untuk pendanaan tahap lanjutan.

Head of Media dan Marketing East Ventures Pheseline Felim mengatakan untuk pendanaan kali ini pihaknya akan fokus di Indonesia dan Asia Tenggara. Dalam penadaan East Ventures menegaskan tidak mempunyai preferensi sektor mana yang akan diberikan pendanaan awal maupun lanjutan.

East Ventures mengatakan perusahaaan ini terbuka bagi startup di seluruh sektor industri atau yang lebih dikenal dengan istilah sector agnostic. Sebagai informasi, East Ventures memberikan investasi terhadap beberapa startup terkenal seperti Tokopedia, Traveloka, Ruangguru, Sirclo, dan Xendit

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

StartUp investasi startup east ventures
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top