Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Xendit Dapat Pendanaan Seri D Senilai Rp4,3 Triliun

Startup teknologi finansial Xendit mengumumkan pendanaan seri D senilai US$300 juta atau senilai Rp4,3 triliun.
Khadijah Shahnaz
Khadijah Shahnaz - Bisnis.com 20 Mei 2022  |  10:34 WIB
Xendit Dapat Pendanaan Seri D Senilai Rp4,3 Triliun
Ilustrasi layanan Xendit - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Startup teknologi finansial Xendit mengumumkan pendanaan seri D senilai US$300 juta atau senilai Rp4,3 triliun.

Dilansir dari laman LinkedIn Xendit, pendanaan ini dipimpin oleh Coatue dan Insight Partners, dengan partisipasi Accel, Tiger Global, Kleiner Perkins, EV Growth, Amasia, Intudo, dan Goat Capital.

Dengan penambahan dana ini, Xendit telah mendapatkan pendanaan sebanyak US$538 juta. Xendit berharap dengan adanya pendanaan ini dapat  memperkuat kemampuan perusahaan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital di Asia Tenggara.

Sebelum putaran pendanaan ini, Xendit telah menutup putaran pendanaan Seri C yang dipimpin oleh Tiger Global Management pada September 2021 sebanyak US$150 juta. Di mana menjadikan Xendit sebagai startup finansial pertama yang berstatuskan unicorn.

"Dengan pendanaan baru ini, kami berkomitmen untuk terus berinvestasi di pasar baru, mengembangkan platform Xendit, dan memperluas lini bisnis kami untuk lebih memberdayakan bisnis di seluruh kawasan Asia Tenggara," ujar Xendit di laman LindkedIn, Jumat (20/5/2022).

Xendit menilai kawasan Asia Tenggara merupakan pasar yang sangat menarik bagi pertumbuhan inovasi dan disrupsi, terutama karena 70 persen dari 580 juta populasi di Asia Tenggara saat ini sudah merambah ke dunia online. 

"Nilai ekonomi digital di kawasan ini diproyeksikan menjadi lebih dari US$300 miliar pada tahun 2025," ujar Xendit kepada bisnis baru baru ini. 

Menyusul kesuksesannya di Indonesia, Xendit telah memasuki pasar Filipina dan dalam kurun waktu satu tahun juga telah menjadi salah satu pemain pembayaran terbesar di negara tersebut.

Perusahaan payment gateway Xendit merupakan bagian dari Xendit Group, yang membawahi perusahaan-perusahaan lain seperti Instamoney (memiliki izin transfer dana) dan Iluma (bergerak di bidang data). Seluruh perusahaan di bawah naungan Xendit Group bersinergi untuk menyediakan solusi pembayaran dan digital infrastruktur bagi klien. 

Adapun, belum lama ini Xendit melebarkan sayap bisnisnya dengan resmi menjadi pemegang saham minoritas di PT Bank Sahabat Sampoerna, atau menggenggam 14,96 persen saham. 

Hal ini dilakukan setelah sebelumnya beredar informasi mengenai perusahaan finansial berbasis teknologi (fintech) tersebut hendak mengakuisisi 51 persen saham Bank Sampoerna.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

StartUp fintech xendit
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top