Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pesan Mastel soal Starlink Elon Musk

Mastel memprediksi kemungkinan kerja sama antara Indonesia dan Elon Musk.
Rahmi Yati
Rahmi Yati - Bisnis.com 16 Mei 2022  |  21:14 WIB
Pesan Mastel soal Starlink Elon Musk
Presiden RI Jokowi bertemu Elon Musk di pabrik SpaceX di Boca Chica, Amerika Serikat pada Sabtu (14/05/2022) - BPMI Setpres

Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Joko Widodo atau Jokowi baru-baru ini bertemu langsung dengan Elon Musk di Amerika Serikat untuk mendiskusikan kerja sama yang akan datang mulai dari investasi hingga teknologi.

Wakil Ketua Bidang Infratelnas Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) Bambang Priantono menilai kemungkinan kerja sama yang akan dijalin Indonesia dengan bos SpaceX tersebut adalah terkait pengadaan layanan internet Starlink.

"Starlink akan sangat membantu dalam memudahkan masyarakat khususnya di daerah yang belum terjangkau 4G operator seluler maupun jaringan fixed," kata Bambang, Senin (16/5/2022).

Kendati demikian, lanjut dia, apabila ada opsi Starlink murah, artinya kecepatannya tidak perlu terlalu tinggi dan peralatan end user-nya bisa lebih murah tentu akan sangat membantu masyarakat.

Selain itu, sambung Bambang, untuk peralatan baik antena dan lainnya sebaiknya bisa diproduksi di Indonesia.

Secara terpisah, Direktur Eksekutif ICT Institute Heru Sutadi mengatakan bos Tesla tersebut memang sedari awal ingin menghadirkan Starlink, layanan internet satelit milik SpaceX yang juga perusahaan besutan Elon Musk di Tanah Air.

"Kalau Elon Musk kan maunya Starlink juga memberikan layanan di Indonesia. Sebab Indonesia kan pasar yang besar bagi mereka," ucap Heru.

Namun menurutnya, bila pemerintah ingin menjalin kerja sama dengan salah satu orang terkaya dunia itu, dan salah satunya terkait dengan layanan Starlink, hendaknya tetap mengikuti aturan yang ada.

Bahkan, Heru berharap rencana keduanya dapat mengikutsertakan perusahaan lokal dan bersifat resiprokal atau saling menguntungkan bagi kedua negara.

"Sesuai aturan saja, [kerja samanya] harus gandeng lokal dan resiprokal landing right atau hak labuh dengan Pemerintah Amerika Serikat. Sebab, kalau satelit harus government to government [G to G]," imbuhnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi akhirnya bertemu dengan Founder SpaceX dan Tesla Elon Musk. Pertemuan tersebut berlangsung di pabrik SpaceX yang berlokasi di Boca Chica, Amerika Serikat, Sabtu (14/05/2022).

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi berdiskusi dan meninjau pabrik produksi roket SpaceX bersama Elon Musk. Jokowi dan rombongan delegasi Indonesia tiba di Gedung Stargate SpaceX pada Sabtu (14/5/2022) sekitar pukul 10.30 waktu setempat.

Jokowi mengatakan bahwa kunjungan ini merupakan tindak lanjut perintahnya kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan untuk berbicara langsung dengan Elon Musk mengenai investasi, teknologi, dan inovasi.

"Sekarang saya ke sini dan bertemu langsung dengan Elon Musk untuk mendiskusikan kerja sama yang akan datang,” ujar Jokowi seperti dilansir dari Setkab RI, Senin (16/5/2022).

Dalam kesempatan yang sama, Elon Musk mengatakan sangat tertarik dengan masa depan Indonesia. Menurutnya, Indonesia terlihat sangat optimistis terhadap masa depan dan memiliki energi positif.

“Saya rasa Indonesia memiliki potensi yang besar. Saya rasa kita melalui Tesla dan SpaceX akan mencoba beberapa kerja sama dengan Indonesia,” tutur Elon Musk.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi presiden elon musk SpaceX
Editor : M. Nurhadi Pratomo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top