Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Menkominfo: Jumlah Set Top Box untuk ASO Tahap I Sudah Aman

Menkominfo Johnny G. Plate memastikan ketersediaan STB untuk ASO Tahap I sudah aman.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 18 Januari 2022  |  19:50 WIB
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny Gerard Plate memberikan sambutan saat acara penandatanganan kerja sama pembangunan satelit Satria di Jakarta, Kamis (3/9/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny Gerard Plate memberikan sambutan saat acara penandatanganan kerja sama pembangunan satelit Satria di Jakarta, Kamis (3/9/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate mengatakan ketersediaan set top box (STB) untuk mendukung siaran TV digital atau analog switch off (ASO) tahap I sudah sesuai dengan kebutuhan.

Berdasarkan data yang dimiliki Kemenkominfo, dari 6,7 juta masyarakat miskin, sebanyak 3,2 juta masyarakat akan menerima STB pada tahap I. Dari sisi ketersediaan, lembaga penyiaran swasta, lembaga penyiaran publik, dan pemerintah telah memiliki STB sesuai dengan kebutuhan.

“Di tahap pertama telah terpenuhi semuanya,” kata Johnny di Jakarta, Selasa (18/1/2022).

Sekadar informasi, pada ASO tahap I pada April 2022, Emtek Group akan menyediakan 896.162 unit, MNC Group menyediakan 844.015 unit, Trans media menyediakan 455.196 unit, Media (Metro TV) menyediakan 520.072 unit, RTV menyediakan 369.168 unit dan pemerintah menyediakan 81.206 unit.

Adapun untuk tahap ASO tahap II dan tahap III, kata Johnny, masih kurang 153.949 unit STB dan 1.368.227 unit STB. Tahap II dan tahap III akan digelar paling lambat pada 25 Agustus 2022 dan 2 November 2022.

Johnny menuturkan saat ini pemerintah sedang melakukan proses lelang untuk melakukan distribusi, sekaligus melakukan verifikasi di lapangan rumah tangga miskin yang berhak menerima STB.

Sementara itu, Ketua Umum ATSDI Eris Munandar mengatakan meski jumlah STB telah sesuai dengan kebutuhan, distribusi harus dilakukan secepat mungkin.

Pemerintah dan LPS harus segera mendistribusikan STB, mengingat virus Omicron diprediksi memuncak pada Februari dan Maret 2022 dan pada bulan April sudah masuk Bulan Ramadan.

“Jika ditanya seberapa optimistis? kita optimistis bisa tercapai, tetapi kita deg-deg an juga,” kata Eris.

Eris mengatakan seharusnya distribusi STB sudah dilakukan sejak September 2021. Pemerintah dan penyelenggara mux sudah mengantongi data kabupaten dan kota saat itu. Namun yang terjadi, hingga pertengahan Januari distribusi STB masih dalam tahap pematangan data penerima.

Dia mengatakan ada sekitar lebih dari 100 kabupaten/kota yang harus didistribusikan STB pada ASO tahap I. Letak penerima berada di desa-desa yang kemungkinan sulit dijangkau.

“Yang paling penting adalah STB. Kita tidak tahu apakah 3,2 juta STB untuk ASO tahap I itu, benar sudah ada di gudang atau tidak ada,” kata Eris.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemenkominfo migrasi siaran digital
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
To top