Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Fintech Diprediksi Masih Dominasi Pendanaan Startup Tahun Ini

Amvesindo menyebut sektor fintech sangat diminati oleh para investor pada 2021.
Ahmad Thovan Sugandi
Ahmad Thovan Sugandi - Bisnis.com 02 Januari 2022  |  16:38 WIB
Ilustrasi solusi teknologi finansial - flickr
Ilustrasi solusi teknologi finansial - flickr

Bisnis.com, JAKARTA – Perusahaan rintisan di sektor fintech selama 2021 disebut banyak diminati oleh para investor karena memiliki pertumbuhan yang menjanjikan. Adapun dominasi VC di sektor fintech pada 2022 diprediksi tak jauh berbeda dengan tren tahun lalu. 

Bendahara Asosiasi Modal Ventura dan Startup Indonesia (Amvesindo) Edward Ismawan Chamdani menyebut sektor fintech sangat diminati oleh para investor pada 2021.

"Fintech memiliki pertumbuhan dan kematangan yang lebih cepat dan menjanjikan. Secara ukuran, paling siap melantai di bursa," ujarnya, Minggu (2/1/2022).

Menurut Edward, perusahaan modal ventura yang mendominasi pendanaan startup fintech pada 2021. Untuk tahun ini, dia memperkirakan fintech masih menjadi yang paling terdepan.

Tak hanya itu, ia menyebut belum akan ada pergeseran dominasi dari para investor. Kendati demikian, ia memproyeksi banyak investor dan venture capital baru yang masuk ke fintech pada 2022.

Menurut riset yang dilakukan DS Inovate selama kuartal I/2021 hingga kuartal III/2021, jumlah transaksi di sektor fintech mencapai 105 transaksi dengan melibatkan 14 modal ventura dan 13 angel investor. East Ventures memimpin jumlah 25 transaksi, diikuti oleh AC Ventures dengan 13 transaksi.

Adapun dalam laporan tersebut dijelaskan, putaran pendanaan fintech selama Desember 2020 - November 2021 mencapai 53 transaksi dengan total nilai US$1,23 miliar. Kredivo, Xendit, dan Ajaib adalah startup dalam periode tersebut yang berhasil mengumpulkan lebih dari US$100 juta dalam satu putaran.

Kredivo, secara total, mengumpulkan US$226 juta untuk pendanaan utang dan putaran pra-IPO. Xendit mengumpulkan US$214,6 juta untuk putaran Seri B dan C, sementara Ajaib mengumpulkan US$243 juta untuk putaran Seri A dan B.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

modal ventura StartUp pendanaan fintech
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top