Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

TKDN 35 Persen Subscriber Station 4G dan ITM-2020 Ganggu Industri?

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate telah menandatangani Peraturan Menteri no.13/2021 tentang Standar Teknis Alat Teknologi Long Term Evolution (LTE) dan teknologi berbasis International Mobile telecommunication-2020 (IMT-2020) atau 5G. 
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 21 Oktober 2021  |  20:18 WIB
Pemeliharaan jaringan 4G.  - JIBI/Dwi Prasetya
Pemeliharaan jaringan 4G. - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA — Upaya pemerintah dalam menerapkan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) 35 persen untuk perangkat Subscriber Station 4G dan ITM-2020 (5G) diyakini tak akan mengganggu industri telekomunikasi dalam negeri. 

Ketua Pusat Kajian Kebijakan dan Regulasi Telekomunikasi Institut Teknologi Bandung (ITB) Ian Yosef M. Edward mengatakan pengembangan Base Transceiver Station (BTS) 4G/5G tidak akan terganggu karena TKDN 35 persen. 

Menurut Ian kebijakan tersebut telah dilakukan sejak lama dan industri telekomunikasi sudah terbiasa. “Jadi bagi industri sudah terbiasa, baik perakitan atau pun pabriknya ada di Indonesia,” kata Ian, Kamis (21/10/2021).

Ian menambahkan TKDN 35 persen juga tidak akan membuat ongkos pengembangan jaringan 4G dan 5G ke depannya bakal lebih mahal, mengingat TKDN bukan lah hal baru di industri telekomunikasi. 

Adapun mengenai tantangan implementasi TKDN 35 persen, menurut Ian, adalah pertama mengenai standar operasional perangkat yang sudah terpasang. Kedua, sanksi yang diberikan, yang selama ini dinilai kurang tegas. 

“Saya kira peraturan baru bakal lebih tegas tentang sanksi,” kata Ian. 

Sekadar informasi, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate telah menandatangani Peraturan Menteri no.13/2021 tentang Standar Teknis Alat Teknologi Long Term Evolution (LTE) dan teknologi berbasis International Mobile telecommunication-2020 (IMT-2020) atau 5G. 

Peraturan tersebut mengatur kewajiban untuk memenuhi TKDN untuk perangkat Subscriber station 4G dan 5G yang akan beredar maupun digunakan di Indonesia yaitu sebesar 35 persen. 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

telekomunikasi kominfo tkdn
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top