AirAsia Jadi Startup Unikorn Baru di Asean!

Anitana Widya Puspa
Selasa, 12 Oktober 2021 | 10:54 WIB
AirAsia/Bloomberg
AirAsia/Bloomberg
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Credit Suisse menobatkan AirAsia sebagai salah satu dari tiga startup unikorn Asean yang berbasis di Malaysia, bersama Carsome dan Edotco, usai upaya transformasi yang dilakukan untuk menjadi platform perjalanan dan gaya hidup berbasis data dan teknologi.

CEO AirAsia Group Tony Fernandes mengatakan hal tersebut menjadi pengakuan terhadap strategi untuk menjadi lebih dari sekadar maskapai penerbangan pada era digital tidak hanya berada di jalur yang benar, tetapi juga memungkinkan AirAsia untuk memegang peranan penting sebagai pemain utama di sektor e-commerce dan pengiriman di Asean.

“Dengan nilai valuasi lebih dari US$1 miliar, bisnis digital kami kini telah menyandang status unikorn dalam waktu yang terbilang singkat atau kurang dari dua tahun sejak kami mempercepat proses transformasi bisnis di luar maskapai penerbangan selama periode penurunan yang disebabkan oleh pandemi,” ujarnya melalui siaran pers, Selasa (12/10/2021).

Tony menuturkan AirAsia kini tidak lagi hanya dikenal sebagai maskapai penerbangan, melainkan sebuah grup layanan digital. Kendati pada awalnya berada di industri penerbangan, tetapi kini telah tumbuh dengan menciptakan super app dengan 15 jenis layanan perjalanan dan gaya hidup.

Dia menyebut AirAsia memiliki layanan kargo dan logistik yang bernama Teleport, serta layanan keuangan digital BigPay yang menjadi solusi satu atap untuk kebutuhan keuangan dan bersiap menjadi bank virtual pertama di Asean.

Bahkan, di lini bisnis penerbangan, AirAsia mempunyai jaringan waralaba restoran dan makanan bernama Santan, dan sebuah perusahaan engineering bernama Asia Digital Engineering (ADE) yang akan mentransformasi layanan pemeliharaan, perbaikan, dan pemeriksaan (MRO). Selain itu, juga memiliki layanan darat (ground services operations) bernama GTR.

Sejak awal, AirAsia juga berkomitmen untuk menjadi sebuah perusahaan digital. Tony mengeklaim AirAsia menjadi maskapai pertama di Asean yang menjual tiket penerbangan secara online dan yang pertama menangani pembayaran secara digital untuk jutaan pelanggan online sejak 20 tahun lalu.

“Pandemi telah memberikan dampak positif dengan mendorong percepatan rencana transformasi kami, dan peluang untuk ini sangat besar, dengan penduduk Asia Tenggara yang berjumlah lebih dari 700 juta orang dan merupakan salah satu populasi digital dengan pertumbuhan tercepat,” ujarnya.

Kini, AirAsia telah menjadi sebuah perusahaan pengiriman, menghubungkan orang dengan orang, menghubungkan beragam destinasi dan mengirimkan paket, layanan fintek, dan bahkan edutech. Tujuan kami adalah menjadi sebuah perusahaan distribusi digital paling populer, menguntungkan, dan berbiaya paling rendah di Asia Tenggara.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper