Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Apa itu Kiamat Internet? Ini Penyebab dan Dampak yang Ditimbulkan Bagi Manusia

Terputusnya jaringan internet dalam kurun waktu yang lama disebut juga sebagai kiamat internet, yang diakibatkan dari adanya badai matahari ekstrem.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 15 September 2021  |  17:52 WIB
Ilustrasi penggunaan internet
Ilustrasi penggunaan internet

Bisnis.com, SOLO - Badai Matahari Ekstrem yang tengah dibicarakan akhir-akhir ini ternyata bisa memicu adanya kiamat internet.

Kiamat internet merupakan kejadian terputusnya koneksi internet dalam waktu yang lama di sejumlah negara di dunia.

Jika kejadian tersebut terjadi, maka dampak yang timbulkan pastilah sangat berbahaya.

Seorang asisten profesor di Universitas California, Sanggetha Abdu Jyothi mengatakan, kiamat internet tak akan mampu membuat semua orang siap. Terlebih jika hal itu terjadi di tengah pandemi Covid-19.

Meski menyinggung soal terputusnya jaringan internet secara massal, namun ia juga menggambarkan kondisi lain yang positif.

Koneksi internet lokal dan regional cenderung tidak mudah rusak karena kabel serat optik itu sendiri tidak terpengaruh oleh arus yang diinduksi secara geomagnetik.

Namun, beda halnya dengan kabel internet bawah laut yang menghubungkan antar benua.

Kabel tersebut rentan terhadap arus geomagnetik. Kabel yang di lengkapi dengan repeater untuk meningkatkan sinyal optik, yang berjarak sekitar 30 hingga 90 mil (50 hingga 150 kilometer) akan membuat seluruh benua terputus antara satu sama lain apabila terjadi cukup banyak kabel yang gagal di wilayah tertentu, yaitu negara-negara yang berada di garis lintang tinggi, seperti AS dan Inggris.

Jika terjadi badai geomagnetik yang dahsyat, negara-negara dengan garis lintang tinggi itulah yang kemungkinan besar akan terputus dari jaringan terlebih dahulu.

Sementara itu, jutaan orang bisa kehilangan mata pencaharian.

"Dampak ekonomi dari gangguan Internet selama sehari di AS diperkirakan lebih dari $7 miliar," tulis Abdu Jyothi dalam makalahnya.

Dalam makalah yang ditulisnya, Jyothi mengatakan bahwa infrastruktur yang ada masih belum siap menghadapi badai matahari dalam skala yang besar.

Matahari selalu menghujani Bumi dengan kabut partikel magnet yang biasa dikenal sebagai angin matahari.

Perisai magnet yang ada di Bumi sebagian besar menghalangi angin matahari ini untuk membuat kerusakan pada Bumi ataupun penghuninya.

Tetapi, terkadang di setiap abad atau lebih angin tersebut meningkat menjadi badai matahari yang besar.

Hal itulah yang menyebabkan terjadinya kiamat internet.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

internet Kiamat Internet badai matahari
Editor : Restu Wahyuning Asih

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top